Kubu Roy Suryo Cs Hadirkan Dua Saksi Dalam Kasus Ijazah Jokowi
Keduanya diperiksa oleh tim penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (10/2/2026).
Kubu Roy Suryo menghadirkan dua orang saksi dalam proses pemeriksaan terkait perkara dugaan polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi. Keduanya diperiksa oleh tim penyidik Polda Metro Jaya pada Selasa (10/2/2026).
Dua saksi tersebut masing-masing bernama Yulianto dan Edi Mulyadi. Kehadiran mereka disebut untuk memberikan keterangan fakta yang diharapkan dapat meringankan posisi Roy Suryo bersama dua pihak lain, yakni Rismon dan Tifa.
"Hari ini khusus kita bawa dua saksi ya. Saksi fakta yang akan memberikan keterangan yang mudah-mudahan meringankan Roy, Rismon dan Tifa," ujar Pengacara Roy Suryo, Relfy Harun di Polda Metro Jaya.
Yulianto Disebut Mengetahui Informasi Awal Soal Ijazah
Saksi pertama, Yulianto, diketahui pernah menjabat sebagai Komisioner Informasi DKI Jakarta pada 2012. Menurut tim kuasa hukum, ia memiliki pengetahuan terkait informasi mengenai ijazah Jokowi yang diperolehnya pada masa lalu.
Refly menyebut Yulianto mendapatkan cerita tersebut dari tim sukses Jokowi pada periode tertentu.
"Beliau mengetahui informasi soal ijazah Jokowi yang diberitahukan oleh tim sukses Jokowi pada waktu itu. Yang menceritakan kok fotonya berbeda. Ini Pak Yulianto," kata Refly.
Edi Mulyadi Ikut Saat Kunjungan ke UGM
Sementara itu, saksi kedua adalah Edi Mulyadi, seorang wartawan senior. Ia disebut turut hadir ketika Roy Suryo dan rekan-rekannya mendatangi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 15 April 2025.
Kedatangan mereka saat itu bertujuan meminta klarifikasi sekaligus data terkait ijazah dan skripsi Jokowi.
"Termasuk juga RRT itu mendatangi Universitas Gajah Mada. Untuk meminta klarifikasi dan data terhadap ijazah dan juga skripsi Joko Widodo," pungkasnya.
Refly menambahkan, agenda selanjutnya berlanjut ke Solo pada 16 April, meski tidak seluruh pihak ikut dalam kunjungan tersebut.
"Dilanjutkan pada tanggal 16 ke Solo. Tetapi RRT tidak ikut ke sana. Nah Mas Edi ini jurnalis yang paling awal mau wawancarai RRT," tambah Refly.