Ijazah Palsu Jokowi

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Cerita Mendaki Gunung Kerinci Mencuat di Temu Alumni UGM, Jokowi Disebut Jadi yang Pertama Sampai Puncak

Dalam reuni ini, Jokowi bertemu dengan teman-teman semasa menempuh kuliah di UGM. Dalam pidatonya, Jokowi sempat mengenang masa-masa dirinya menjalani kuliah.

{{caption}}
Jokowi Ungkap Ada 'Sosok' Besar Punya Agenda Politik Bekingi Kasus Ijazah Palsu & Isu Pemakzulan Gibran

Menurutnya, ada orang besar yang mengendalikan isu yang menjadi polemik tersebut.

{{caption}}
Skripsinya Dilaporkan ke Polisi, Jokowi: Itu Namanya Ngalor Ngidul

Jokowi dilaporkan atas dugaan penyebaran informasi bohong terkait skripsi dan dosen pembimbingnya di UGM.

{{caption}}
Blak-blakan Jokowi Soal 12 Nama Terlapor Kasus Ijazah Palsu

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara soal kasus tuduhan ijazah palsu yang dilaporkannya ke Polda Metro Jaya

{{caption}}
Polda Metro Buka Suara Alasan Sita Ijazah Asli UGM Milik Jokowi

Pemeriksaan ini terkait dugaan pencemaran nama baik dalam tudingan ijazah palsu.

{{caption}}
Tak Hanya Jokowi, 5 Ijazah Teman SMA Ikut Disita Polisi

Penyitaan ijazah 5 orang teman SMA Jokowi sebagai tindak lanjut pemeriksaan dugaan ijazah palsu.

{{caption}}
Hakim Kabulkan Eksepsi Jokowi, Penggugat: PN Surakarta Jalankan Standar Ganda!

Gugatan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN.Skt, diputus tidak dapat diterima oleh majelis hakim.

{{caption}}
Jokowi Bocorkan Isi Pertanyaan Polisi soal Tudingan Ijazah Palsu

Kepada awak media Jokowi mengaku mendapatkan 45 pertanyaan dari tim penyidik.

{{caption}}
Usai Absen, Jokowi Tak Gentar Siap Gaspol Penuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) bersedia memenuhi undangan penyidik Polda Metro Jaya terkait tudingan ijazah palsu.

{{caption}}
VIDEO: Panas Hotman Paris di DPR Soroti Kasus Jokowi "Sangat Menyedihkan, Pengacara Duduk di Belakang"

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar rapat dengar pendapat umum dengan sejumlah asosiasi dan pengacara kondang Tanah Air di Gedung DPR