Kondisi Terkini Direktur Lokataru Delpedro Marhaen Dua Pekan Ditahan, Berat Badan Menurun
Kondisi Delpedro itu diungkapkan keluarga usai membesuk di tahanan.
Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen, salah satu tersangka tersangka kasus dugaan penghasutan unjuk rasa berujung ricuh pada Agustus lalu, dikabarkan mengalami penurunan berat badan setelah dua pekan mendekam di Rutan Mapolda Metro Jaya. Hal itu disampaikan kakaknya, Delpiero Hegeliean, usai membesuk adiknya, Rabu (17/9).
"Kondisi Delpedro di dalam, untuk fisik dia sehat, tapi ada penurunan berat badan selama dia ditahan kurang lebih dua minggu di dalam Polda Metro Jaya," kata Delpiero.
Menurut Delpiero, adiknya kini hanya bisa mengisi hari-harinya dengan membaca. Namun untuk menulis, termasuk menyelesaikan tesis, sama sekali tak diberi ruang.
"Sedangkan dia juga ingin menyelesaikan tesisnya. Jadi, besar harapannya dia dapat menulis dari dalam," ujar dia.
Meski begitu, Delpiero mengatakan, adiknya menitipkan ucapan terima kasih kepada kawan-kawan yang terus memberikan dukungan terhadapnya dalam menghadapi proses hukum ini.
"Terima kasih kepada seluruh kawan-kawan yang telah bersolidaritas, yang telah yang telah peduli atas kasus ini," kata Delpiero.
Dalam kesempatan itu, Delpiero juga menyinggung soal cara penangkapan yang dianggap janggal. Ia sendiri tidak mengetahui saat adiknya ditangkap, melainkan baru mendapat kabar dari rekan-rekannya.
“Sama apa yang dialami oleh keluarga Syahdan, kita juga tidak mengetahui ketika Delpedro itu ditangkap. Kita baru tahu itu dari kawan-kawannya, bukan dari pihak kepolisian," ujar dia.
Bahkan, saat menjenguk pun keluarga mengaku dipersulit. “Hari ini, baru hari ini lagi kami dipersulit untuk masuk, harus ada izin dari penyidik," ucap dia.
Delpiero menegaskan, keluarganya tidak meminta belas kasihan. Sebab ia yakin, adiknya Delpedro dan rekan-rekan yang lain tidak bersalah.
"Kami siap menjalani proses hukumnya. Namun jika memang tidak bersalah, tolong segera dilepaskan, harus segera dilepaskan karena mereka memiliki hak asasi manusia kawan-kawan yang ada di dalam," tandasnya.