Istri mendiang Gus Dur jadi Penjamin Delpedro Cs, Polda Metro Bilang Begini
Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menyatakan siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.
Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menyatakan siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.
Terkait hal ini, Polda Metro Jaya pun angkat bicara. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, proses hukum masih terus berjalan.
"Kami laporkan bahwa sampai dengan saat ini penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya masih terus melakukan proses ini," ucap dia di kawasan DPR/MPR Jakarta Pusat pada Rabu (24/9/2025).
Dia memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel, sesuai arahan Presiden dan Kapolri. Ade Ary mengingatkan semua pihak harus tunduk pada supremasi hukum, tanpa terkecuali.
"Rekan-rekan juga sudah tahu ini merupakan atensi dari Bapak Presiden, kemudian arahan dari Bapak Kapolri, dan untuk menjunjung tinggi supermasi hukum maka proses itu dilaksanakan juga secara akuntabel, profesional dan transparan," ucap dia.
Sementara itu, Ade Ary tak menjawab secara lugas mengenai penangguhan penahanan. Dia hanya menegaskan, kehadiran Gerakan Nurani Bangsa dianggap sebagai dukungan moral terhadap proses penyidikan yanh sedang berjalan.
"Jadi kami juga menghormati kepada semua pihak yang telah memberikan support, dukungan kepada kami dalam proses penyidikan ini," ujar dia.
Selain melakukan penegakan hukum, Ade Ary juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta. Kapolda Metro Jaya berulang kali menekankan agar personel yang bertugas tetap humanis dan tidak melukai hati masyarakat.
"Setiap saat dalam arahan langsung, dalam meeting atau rapat, ANEV namanya, Analisa dan Evaluasi, itu dilaksanakan rutin. Hampir setiap hari kita berkomunikasi dengan beliau untuk mengingatkan anggota, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tandas dia.
Sebelumnya Mantan Menag Sebut Siap jadi Penjamin
Sebelumnya, Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) siap menjadi penjamin enam orang aktivis yang ditahan buntut ricuh demo Agustus kemarin.
Hal itu disampaikan usai mereka menjenguk mereka di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025). Enam orang itu adalah Delpedro Marhaen, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, Khariq Anhar, RAP dan Figha Lesmana.
"Kaitannya dengan penjamin ya, kami sudah bersepakat dari Gerakan Nurani Bangsa menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya penangguhan itu. Jadi poinnya kami bersedia untuk menjadi penjamin," kata Lukman kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (23/9/2025).
Lukman sendiri enggan bicara lebih juah terkait dengan sangkaan yang dihadapkan oleh enam orang aktivis tersebut. Namun ia menitipkan pesan agar kepolisian tetap memperhatikan hak-hak mereka saat mendekam di tahanan.
"Tadi kami sudah sampaikan ke Bapak Kapolda dan Bapak Wakapolda bahwa hak-hak asasi manusia harus tetap bisa dipenuhi, harus bisa dilindungi, harus bisa diperhatikan dengan baik, begitu poin pentingnya," tandas dia.