Drama 3 Jam Penangkapan Macan Tutul Masuk Hotel di Bandung
Seekor macan tutul yang memasuki Hotel Anugerah di Jalan Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.
Seekor macan tutul mengejutkan pengunjung Hotel Anugerah yang terletak di Jalan Padasaluyu, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.
Proses untuk mengevakuasi hewan tersebut memakan waktu hingga tiga jam. Menurut Kapolsek Sukasari, Kompol Ni Wayan Mirasni, proses evakuasi berjalan cukup sulit karena posisi macan tutul berada di lantai dua hotel.
“Evakuasi berlangsung selama tiga jam dari terima laporan pukul 07.00 WIB. Kesulitannya karena posisinya di lantai dua, jadi untuk evakuasinya cukup rumit,” ungkap Ni Wayan di Bandung, Jawa Barat, pada hari Senin (6/10).
Kejadian ini menarik perhatian banyak orang, dan pihak kepolisian serta tim penyelamat bekerja sama untuk memastikan keselamatan hewan tersebut serta para pengunjung hotel.
Berbagai pihak terlibat dalam penangkapan macan tutul
Ni Wayan menjelaskan bahwa proses evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk petugas kepolisian, pemadam kebakaran, dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat.
Tim gabungan tersebut segera melakukan upaya pembiusan untuk melumpuhkan hewan yang dimaksud, dengan menyiapkan jaring guna mempersempit ruang gerak macan tutul.
Setelah itu, petugas berhasil mengevakuasi macan tutul ke dalam kandang besi dan membawanya ke lantai bawah hotel.
"Macannya sempat dibius agar tenang dan tidak agresif selama proses evakuasi," ujar Ni Wayan Mirasni.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan tanpa risiko bagi hewan maupun manusia.
Macan tutul telah dipindahkan ke Lembang Park Zoo
Setelah macan tutul berhasil dilumpuhkan, hewan tersebut dibawa ke Lembang Park Zoo untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Selanjutnya, macan tutul itu akan diserahkan ke Pusat Penangkaran Satwa Cikananga (PPSC) yang terletak di Kabupaten Sukabumi.
Terkait dengan dugaan bahwa macan tutul tersebut adalah satwa yang sebelumnya melarikan diri dari Lembang Park and Zoo, pihak BBKSDA Jawa Barat masih melakukan penyelidikan.
"Belum tahu, masih dalam tahap evaluasi atau observasi dari pihak BBKSDA dan Lembang Park and Zoo," kata Ni Wayan Mirasni.