Macan Tutul di Lembang Park & Zoo Kabur dengan Cara Tak Terduga
Macan tutul itu baru saja dibawa dari Kuningan setelah masuk ke Balai Desa setempat.
Humas Lembang Park & Zoo, Miftah Setiawan mengungkap cara kaburnya macan tutul dari kandang karantina di kebun binatang yang berlokasi di Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (28/8). Itu dengan menjebol atap besi tersebut.
"Betul dari atap, ada jaring juga yang dijebol. Jadi menjelang matahari di situ dia mungkin stres, kemudian menjebol pengaman dari karantina kami. Bagian atap," ungkapnya saat jumpa pers.
Ia mengatakan, tiap satu jam sekali pemantauan terhadap kandang dilakukan oleh petugas. Menurutnya, pada sekitar pukul 04.00 WIB, macan tutul itu masih terlihat dalam kandang.
"Kami sudah melakukan pemantauan terpadu, sampai jam 4.30 WIB tadi pagi hewan tersebut masih ada, pada jam 5, setengah 6 pagi dia sudah kabur. Sudah tidak ada," jelas dia.
Miftah bilang, pengelola segera berkoordinasi dengan melibatkan sejumlah instansi, seperti TNI dan Polri, hingga Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat guna melakukan pelacakan. Objek wisata itu pun ditutup untuk umum.
"Pukul 6 pagi itu sudah kumpul untuk melakukan pencarian," kata dia.
Sebanyak 3 tim pun dibentuk. Tiap-tiap tim terdapat dokter hewan, penembak jitu, dan penembak bius, dan tulup (bius tiup). Metode pencarian dilakukan dengan sejumlah cara mulai penyisiran, hingga menggunakan drone geothermal guna mendeteksi panas dari satwa itu.
“Artinya kita berikhtiar kita tangkap si macan ini dalam kondisi hidup. Namun jika memang nyatanya di lapangan terjadi hal yang tidak diinginkan, atas izin dari pihak yang berwenang, kita diperbolehkan untuk menembak mati macan tersebut,” katanya.