Geram! Dedi Mulyadi Soroti Macan Tutul Sanggabuana Pincang Diduga Ditembak Pemburu
Melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, ia memberikan peringatan keras kepada para pelaku perburuan liar yang masih nekat beroperasi.
Baru-baru ini beredar video memilukan yang memperlihatkan seekor macan tutul berjalan pincang di area hutan Gunung Sanggabuana, Karawang. Kondisi satwa dilindungi yang memprihatinkan ini memancing kemarahan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Melalui akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71, ia memberikan peringatan keras kepada para pelaku perburuan liar yang masih nekat beroperasi.
"Duhai para pemburu macan tutul di Gunung Sanggabuana dan dimanapun, awas loh saya tandai kalian semua," tulis Dedi Mulyadi dalam keterangan unggahannya.
Macan Tutul Pincang dan Pemburu Bersenjata
Dalam video tersebut, Dedi menyoroti ragam perilaku manusia yang merusak alam, mulai dari membabat hutan hingga menyakiti satwa. Ia sangat menyayangkan adanya oknum yang tega menyakiti hewan langka tersebut hingga cacat.
"Ada juga yang memburu hewan-hewan yang dilindungi sampai kakinya pincang, sehingga dia tidak bisa mencari makan, dampaknya tak lama lagi akan mengalami kematian. Itulah yang dialami oleh macan tutul di Gunung Sanggabuana," ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam videonya dilansir dari akun instagram @dedimulyadi71.
Video tersebut juga menampilkan cuplikan seekor macan tutul yang berjalan tertatih-tatih menahan sakit, serta aktivitas pemburu yang membawa senapan di dalam hutan.
Apresiasi Gerak Cepat Polisi
Merespons kejadian ini, Dedi memberikan apresiasi tinggi kepada pihak kepolisian yang bergerak cepat menangkap pelaku. Langkah tegas ini diharapkan bisa memberikan efek jera bagi pemburu liar lainnya.
"Saya mau ngucapkan terimakasih pada Pak Kapolda Jabar, Kapolres Karawang, Satuan Reskrim Karawang yang telah mengamankan orang-orang yang diduga melakukan perburuan dan penembakan terhadap hewan yang dilindungi," tambahnya.
Gunung Sebagai "Panageuhan"
Di akhir videonya, Kang Dedi mengingatkan filosofi penting tentang gunung sebagai penyangga kehidupan. Ia mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjaga fisiknya saja, tetapi juga makhluk hidup yang ada di dalamnya.
"Saya mengajak pada semua bahwa gunung itu merupakan panageuhan, artinya bahwa dia adalah penyangga yang harus dijaga. Bukan hanya gunungnya, pengisinya juga harus dijaga, karena kita mendapat manfaat yang ada di hilirnya," katanya.
Tanggapan Selebgram dan Warganet
“Tuman nu kieu teh pak” @alshadahmad
“Gasskeun pak!!” @ bhellacristy
Tidak hanya netizen-netizen saja yang geram akan hal pemburuan yang dibahas oleh Dedi, orang yang terkenal pun ikut geram atas hal itu.
“Mantap pak gub, hukum seberat beratnya tuman lahh ngaruksak pisan manusa th” @samsulnurjaman01
“Mulai malam ini,yang ngabedil macan itu tidur mulai gelisah,kesang tiris,lieur hayang jadi batu wae 😂 selamat menikmati” @alitopan017
“Sekarang pemburu balik di buru 😁” @wendie_andriant
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie