Dokter RSCM Jelaskan Alasan Andrie Yunus Belum Bisa Hadir Persidangan, Mata Rentan Infeksi dan Jalani Tandur Kulit
Andrie Yunus belum bisa dihadirkan dalam persidangan karena dinilai masih rentan infeksi dan sedang menjalani tahap tandur kulit.
Dokter Rumah Sakit Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap alasan aktivis KontraS Andrie Yunus belum dapat dihadirkan dalam persidangan digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Andrie Yunus belum bisa dihadirkan dalam persidangan karena dinilai masih rentan infeksi dan sedang menjalani tahap tandur kulit.
Hal itu diungkap dokter spesialis mata Faraby Martha saat dihadirkan menjadi ahli disidang lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus dengan empat terdakwa anggota TNI di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (20/5).
Menurut Faraby, kondisi mata Andrie Yunus masih dalam penanganan intensif. Korban masih memakai obat tetes dan antibiotik untuk mencegah infeksi.
"Yang paling kami takutkan adalah risiko infeksi apabila pasien ini menjalani suatu aktivitas, terutama aktivitas di wilayah hukum yang banyak orang hadir,” kata Faraby.
Sementara itu, dokter spesialis bedah plastik Parintosa Atmodiwirjo menambahkan, kulit korban masih dalam proses tandur kulit. Pada fase itu, pasien harus membatasi gerak ketat.
“Tandur kulit itu harusnya tidak bisa bergerak. Jadi kalau dia bergerak seperti menanam rumput, ketika rumputnya digeser, lepas kembali akarnya,” ucap Parintosa.
Kendati begitu, saat dicecar penasihat hukum, Parintosa memastikan Andrie Yunus tetap dalam kondisi sadar penuh. Dokter juga membuka peluang korban hadir di sidang.
“Dari saya ada kemungkinan,” kata Parintosa saat ditanya apakah Andrie Yunus bisa dihadirkan di persidangan.
Namun Parintosa memberi syarat tambahan. “Bisa dengan catatan dari Direktur kami,” ucap Parintosa.