Reaksi Terdakwa Lihat Video Andrie Yunus Terobos Rapat Revisi UU TNI Diputar Hakim: Kesal, Tak Punya Sopan Santun
Terdakwa mengaku kesal karena menilai korban tidak sopan saat masuk ke rapat tertutup.
Hakim memutar video aksi Aktivis KontraS, Andrie Yunus menerobos rapat revisi UU TNI di Hotel Fairmont saat memeriksa empat terdakwa penyiraman air keras. Video itulah yang membuat para terdakwa sakit hati dan emosi terhadap Andrie Yunus.
“Siap video ini,” kata Sersan Dua Edi Sudarko saat ditanya penasihat hukum apakah video itu yang memicu kemarahan para terdakwa di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (13/5).
Setelah video diputar di ruang sidang, penasihat hukum mencecar alasan para terdakwa begitu emosional terhadap Andrie Yunus. Edi mengaku kesal karena menilai korban tidak sopan saat masuk ke rapat tertutup.
“Itu sedang ada rapat tertutup dan nyelonong masuk,” ujar Edi.
Edi mengaku aksi Andrie Yunus di video itu membuat dirinya emosi. Ia menilai korban terlalu berlebihan saat menginterupsi rapat pembahasan revisi UU TNI.
“Merasa kesal, merasa kesal aja,” kata .
Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi juga mengaku emosinya muncul setelah berulang kali menonton video tersebut. Budhi menilai Andrie Yunus tak punya etika karena masuk ke rapat tertutup para pimpinan TNI.
“Itu yang membuat saya merasa kesal sehingga memunculkan emosi saya,” ujar Budhi.
Sementara Terdakwa III Kapten Nandala Dwi Prasetyo mengaku ikut sakit hati setelah melihat video yang sama. Perwira yang paling senior di antara terdakwa lain menilai aksi Andrie terlalu arogan.
“Sikapnya terlalu berlebihan, tidak punya sopan santun. Padahal dia orang berpendidikan. Tapi tidak punya sopan santun dan etika,” kata Nandala.