Cerita Seorang Tahanan Rela Berdiam Diri saat 4 Tahanan Polres Empat Lawang Kabur
Para tahanan itu diketahui kabur saat petugas melakukan pengecekan rutin pada Selasa (2/6) dini hari. Mereka menjebol ventilasi berbahan besi.
Empat tahanan Polres Empat Lawang, Sumatera Selatan kabur dengan cara merusak ventilasi. Polisi masih memburu para tahanan dengan berbagai kasus kejahatan itu.
Keempat tahanan yang kabur adalah FB (36) kasus narkoba, PG (22) tahanan kasus pencurian, BD (42) kasus narkoba, dan IR (45). Mereka merupakan tahanan yang menghuni sel nomor 2 Mapolres Empat Lawang.
Para tahanan itu diketahui kabur saat petugas melakukan pengecekan rutin pada Selasa (2/6) dini hari. Mereka menjebol ventilasi berbahan besi.
Ruang tahanan itu sebenarnya dihuni lima tahanan. Satu-satunya tahanan yang memilih tetap berada di tahanan adalah TS (29) yang kini menjadi saksi kunci.
Kasi Humas Polres Empat Lawang Iptu Ariyanto menjelaskan, saksi TS menyebut para tauanan sudah merencanakan kabur sejak empat hari sebelumnya. Mereka merusak teralis besi secara bertahap dan barulah dipatahkan saat waktu kabur sudah tepat sesuai rencana.
"Ada empat dari lima tahanan yang kabur, mereka merusak ventilasi udara ruang tahanan," ungkap Kasi Humas Polres Empat Lawang Iptu Ariyanto, Rabu (3/6).
Satu Tahanan Tak Kabur
Begitu melihat kondisi sepi, keempat tahanan itu mengikatkan kain ke teralis besi lalu memanjat dinding. Sementara TS hanya berdiam diri menyaksikan teman sekamarnya melarikan diri.
"Sudah empat hari mereka rencanakan, sementara TS tidak ikut-ikutan. Dia jadi saksi kunci dalam kasus ini," kata Ariyanto.
Petugas masih melakukan pengejaran terhadap para tahanan yang kabur. Pendekatan dengan keluarga dan aparat pemerintah asal daerah masing-masing dilakukan sebagai upaya penangkapan.
"Petugas masih di lapangan menelusuri keberadaan para tahanan," kata Ariyanto.