Susah Payah Bobol Plafon Sel, Tahanan Ini Ditangkap karena Menyerah Kehausan Usai Kabur dari Rutan Way Kanan

Tiga dari delapan tahanan kabur dari Rutan Way Kanan sudah ditangkap kepolisian.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Susah Payah Bobol Plafon Sel, Tahanan Ini Ditangkap karena Menyerah Kehausan Usai Kabur dari Rutan Way Kanan
Susah Payah Bobol Plafon Sel, Tahanan Ini Ditangkap karena Menyerah Kehausan Usai Kabur dari Rutan Way Kanan (Merdeka.com)

Kepolisian Daerah (Polda) Lampung masih memburu lima dari delapan tahanan yang kabur dari rumah tahanan di Polres Way Kanan.

"Sudah ada tiga buronan ditangkap kembali," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Rabu (25/2), sebagaimana dilansir dari Antara.

Ia pun menegaskan tim gabungan yang dikerahkan oleh Polda Lampung terus bergerak memburu para pelarian hingga mereka kembali ke balik jeruji tahanan.

"Saat ini polisi mengintensifkan patroli dan memperketat pengamanan rumah tahanan untuk mencegah insiden serupa terulang," kata dia.

Penangkapan Tahanan Kabur

Ia menyampaikan bahwa tahanan yang ditangkap yakni HE, yang bersangkutan diamankan terlebih dahulu setelah warga Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, melaporkan keberadaan pria mencurigakan.

"Petugas menemukan HE di Kilometer 14 setelah ia meminta bantuan warga karena kehausan," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, dua tahanan yang baru ditangkap masing-masing berinisial SR dan S.S (Sairul) diringkus di sebuah rumah kontrakan dekat SD 2 Kecamatan Bukit Kemuning, Selasa (24/2) sekitar pukul 03.30 WIB, tepat ketika warga bersiap makan sahur.

"Sementara Surmanto alias Ragil lebih dulu dibekuk pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 22.30 WIB. Ia bersembunyi di sebuah gubuk di area kebun wilayah Kabupaten Way Kanan. Petugas yang telah mengantongi informasi langsung bergerak dan mengamankannya tanpa perlawanan berarti," kata dia.

Kronologi Tahanan Kabur

Yuni juga mengatakan bahwa delapan tahanan di Polres Way Kanan dapat melarikan diri, karena mereka merusak plafon sel menggunakan gergaji.

"Jadi kami juga menangkap seorang wanita berinisial SR, yang diketahui bekerja sebagai penjaga kantin. SR diduga menyelundupkan gergaji besi ke dalam ruang tahanan. Alat itulah yang kemudian dipakai untuk merusak plafon sel, menjadi jalan keluar bagi para tahanan," kata dia.

Rekomendasi