Budi Arie soal Nama Disebut di Sidang Judi Online: Halah, Biar Saja
Denden Imadudin mengungkap Budi Arie diduga mengetahui adanya praktik perlindungan terhadap situs judol ketika masih menjabat Menkominfo.
Menteri Koperasi dan UKM Budi Arie Setiadi merespons santai saat ditanya soal namanya yang kerap muncul dalam persidangan kasus dugaan perlindungan situs judi online (judol) di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
"Halah, biar saja," ujar Budi Arie singkat saat ditemui di Gedung Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta, Kamis (12/6).
Budi, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kominfo, enggan menanggapi lebih lanjut pertanyaan susulan mengenai desakan klarifikasi dari PDIP hingga pelaporan ke Bareskrim.
Budi Arie Disebut Tahu soal Bekingan Judol
Saksi Sebut
Dalam sidang terbaru, saksi Denden Imadudin mengungkap Budi Arie diduga mengetahui adanya praktik perlindungan terhadap situs judol ketika masih menjabat Menkominfo.
Pernyataan ini menjadi sorotan publik karena memperkuat dugaan keterlibatan petinggi kementerian dalam skandal tersebut.
Sebelumnya, nama Budi Arie tercantum dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (14/5).
Dalam dokumen dakwaan, Budi Arie disebut menerima 50 persen komisi dari praktik perlindungan situs judol agar tidak diblokir oleh Kemkominfo.
Kasus ini menyeret beberapa nama, termasuk teman dekat Budi Arie, Zulkarnaen Apriliantony, serta Adhi Kismanto (pegawai Kemenkominfo), Alwin Jabarti Kiemas (Direktur Utama PT Djelas Tandatangan Bersama), dan Muhrijan alias Agus (utusan direktur Kemenkominfo).