Tak Ada Lagi Jokowi di Logo, Fakta-Fakta Mengejutkan Kongres III Projo Ungkap Bakal Merapat ke Prabowo

Relawan Projo menggelar Kongres III. Deretan fakta mengejutkan dalam kongres. Mulai dari tidak ada lagi wajah Jokowi sebagai logo hingga bergabung ke gerindra.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Tak Ada Lagi Jokowi di Logo, Fakta-Fakta Mengejutkan Kongres III Projo Ungkap Bakal Merapat ke Prabowo
Tak Ada Lagi Jokowi di Logo, Fakta-Fakta Mengejutkan Kongres III Projo Ungkap Bakal Merapat ke Prabowo (Merdeka.com)

Budi Arie kembali menjadi Ketua Umum Organisasi Relawan Projo periode 2025-2030 dalam Kongres III Projo. Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika ini terpilih menjadi Ketum Projo dalam kongres akbar di sebuah hotel strategis di kawasan Jakarta Pusat, pada Sabtu-Minggu atau 1-2 November 2025.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Projo dari berbagai daerah, yang bersama-sama merumuskan arah dan kebijakan organisasi ke depan. Keputusan untuk kembali memilih Budi Arie diambil secara musyawarah mufakat oleh seluruh peserta kongres.

Lima Resolusi Penting Projo di Bawah Kepemimpinan Budi Arie

Dalam Kongres III Projo ini menghasilkan lima resolusi strategis yang akan menjadi fokus Projo. Resolusi pertama adalah memberikan dukungan penuh dan memperkuat pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ini menunjukkan komitmen Projo terhadap stabilitas dan keberlanjutan pemerintahan yang baru.

Resolusi kedua menegaskan dukungan dan penguatan terhadap agenda politik Presiden Prabowo. Projo juga bertekad untuk menyukseskan kepemimpinan Presiden Prabowo hingga tahun 2029.Resolusi ketiga adalah melakukan transformasi organisasi dalam menjawab tantangan dan perubahan situasi nasional, yang mana transformasi ini diharapkan dapat menjadikan Projo lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dua resolusi terakhir berfokus pada peran Projo dalam skala yang lebih luas. Resolusi keempat adalah mendorong politik persatuan nasional, yang bertujuan untuk menjaga keutuhan dan kerukunan bangsa. Sementara itu, resolusi kelima adalah membantu pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, sebuah visi besar untuk kemajuan Indonesia.

Perubahan Logo Projo dan Komunikasi dengan Mantan Presiden Jokowi

Fakta Unik: Budi Arie Kembali Pimpin Projo untuk Periode 2025-2030, Ini Resolusi dan Rencana Perubahan Logo
Budi Arie Kembali Pimpin Projo sebagai Ketua Umum untuk periode 2025-2030. Kongres III Projo menghasilkan lima resolusi penting dan rencana perubahan logo organisasi. AntaraNews

Selain menetapkan resolusi, Kongres III Projo juga membahas rencana signifikan terkait identitas organisasi. Budi Arie mengumumkan bahwa Projo akan mengubah logo organisasi yang saat ini bergambar wajah mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menjelaskan filosofi di balik keputusan ini.

"Logo organisasi harus mencerminkan nilai dan cita-cita tatanan besar untuk jangka waktu yang lama, bahkan bisa selamanya," ujar Budi Arie.

Ia menambahkan, perubahan logo Projo ini diharapkan dapat mencerminkan semangat dan tujuan organisasi dalam jangka panjang dan berkelanjutan, tidak hanya terikat pada satu figur. Untuk mendapatkan desain logo yang baru, Projo berencana mengadakan sayembara terbuka.

Projo Hubungi Jokowi

Fakta Unik: Jokowi Sapa Projo via Video di Kongres III, Ternyata Ini Alasannya!
Meskipun tidak hadir secara langsung, Jokowi sapa Projo di Kongres III melalui tayangan video, memicu rasa penasaran publik tentang alasan di balik ketidakhadirannya. AntaraNews

Budi Arie juga mengungkapkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan mantan Presiden Jokowi terkait hasil kongres ini. Ia pun akan segera melaporkan seluruh hasil dan rekomendasi Kongres III ini kepada beliau dalam waktu dekat.

"Tadi pagi juga kami sudah berkomunikasi dengan Pak Jokowi via telepon," kata Budi.



Budi Arie Ajak Anggota Perkuat Dukungan Projo untuk Prabowo dan Program Kerakyatan

Projo Ganti Logo: Bukan Lagi Siluet Jokowi, Transformasi Dukung Agenda Politik Prabowo
Organisasi relawan Projo akan **ganti logo** dari siluet wajah Jokowi, menandai transformasi untuk memperkuat dukungan terhadap agenda politik Presiden Prabowo Subianto. Apa makna di balik perubahan ini? AntaraNews

Pada kongres itu, Budi Arie turut mengajak seluruh anggotanya untuk memberikan dukungan penuh kepada program-program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Ia pun menekankan pentingnya peran Projo dalam menggerakkan, mendukung, serta memperkuat agar setiap program kerakyatan yang dicanangkan oleh Prabowo dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat luas.

Pernyataan ini menjadi landasan bagi arah gerak organisasi Projo ke depan setelah berakhirnya masa pemerintahan Presiden Jokowi selama 10 tahun pada 2024, Indonesia kini memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, Projo dituntut untuk mampu beradaptasi, menyesuaikan diri, dan bertransformasi demi menghadapi berbagai tantangan yang akan muncul.

Pujian Projo buat Prabowo

Fakta Unik: Dasco Apresiasi Dukungan Projo Prabowo-Gibran yang Sudah Ada Sejak Awal
Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi **dukungan Projo untuk Prabowo-Gibran** yang setia sejak awal. Apa saja komitmen Projo selanjutnya? AntaraNews

Budi Arie menegaskan, pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan kelanjutan dari pembangunan yang telah berjalan sebelumnya. Menurutnya, kemenangan dalam Pilpres 2024 menunjukkan keinginan rakyat akan keberlanjutan pembangunan dan juga menjadi tanggung jawab Projo untuk mengawal jalannya pemerintahan ini.

"Pemerintahan Pak Prabowo-Gibran harus kita kawal karena ini pemerintahan lanjutan, pada Pilpres 2024 adalah keberlanjutan yang menang. Rakyat ingin keberlanjutan dalam pembangunan," ujarnya.

Salah satu resolusi penting yang dicanangkan dalam Kongres III Projo adalah memberikan dukungan dan memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo. Resolusi ini mencerminkan komitmen organisasi untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional.

Isi Pesan Jokowi di Kongres Projo

Rekaman video Jokowi yang ditayangkan pada Kongres ke-III Relawan Projo.
Rekaman video Jokowi yang ditayangkan pada Kongres ke-III Relawan Projo. Liputan6.com

Dalam kongres tersebut, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi mengirimkan pesan melalui video yang ditayangkan pada Kongres ke-III Relawan Projo. Dalam video, Jokowi menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan semangat Projo.

"Saya menyampaikan salam hangat untuk seluruh keluarga besar relawan Projo. Terima kasih atas semangat dan dedikasi yang terus dijaga dalam mendukung arah pembangunan bangsa," kata Jokowi dalam tayangan video, ditayangkan saat pembukaan Kongres ke-III Projo di Hotel Grand Sahid, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11).

"Mari kita terus bekerja bersama untuk Indonesia yang maju dan berdaulat. Terus jaga semangat, jaga persaudaraan, dan terus berbuat untuk rakyat," ujarnya.

Jokowi Tak Hadir Kongres Projo karena Alasan Kesehatan

Sebelumnya, Jokowi dipastikan tidak hadir pada acara Kongres III Organisasi relawan Pro Jokowi (Projo). Ketidakhadiran Jokowi dikonfirmasi oleh ajudannya Syarif Muhammad karena anjuran tim dokter dengan alasan kesehatan.

"Karena pertimbangan tim dokter yang menganjurkan Bapak (Jokowi) untuk beristirahat dan tidak beraktivitas di luar ruangan," katanya kepada wartawan, Sabtu (1/11/2025).

Budi Arie Masuk Gerindra

Pada acara Kongres III Projo ini, ternyata Budi Arie manyatakan, jika dirinya akan segera bergabung ke Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)

"Mohon izin jika suatu saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahaminya. Nggak usah ditanya lagi partainya apa. Karena apa? Saya mungkin satu-satunya orang yang diminta oleh Presiden langsung di sebuah forum," kata Budi Arie dalam sambutannya.

"Betul, iya lah, pasti Gerindra," sambungnya.

Alasan Budi Arie Mau Masuk Gerindra

Budi Arie menyatakan alasannya memilih bergabung Gerindra untuk memperkuat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto lebih solid.

"Kita berharap bisa memperkuat agenda politik Pak Prabowo agar kepemimpinan beliau bisa lebih kuat dan solid. Karena itu, kita akan memperkuat seluruh agenda politik Presiden dengan memperkuat partai politik pimpinan Presiden," kata dia.

Oleh karena itu, Budi memastikan Projo akan mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, termasuk mengawal program strategis seperti MBG, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat.

"Kami menilai bahwa agenda-agenda politik Pak Presiden Prabowo ini harus kita dukung dan perkuat terus-menerus. Karena apa? Karena pikiran dan hati Pak Prabowo ini untuk rakyat. Seluruh program strategis pemerintahan ini harus kita kawal dengan baik," ungkapnya.

Rekomendasi