Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Tri Tito Karnavian Salurkan Bantuan dan Dorong Layanan Posyandu di Huntara Aceh Utara

{{caption}}
Prabowo Beri Taklimat ke 1.500 Komandan Satuan 3 Matra TNI

{{caption}}
Hujan Guyur Jakarta, Pintu Air Pasar Ikan Siaga 2

{{caption}}
Wamendagri Minta Pemda Perkuat Peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas

{{caption}}
Jelang May Day, Kakorlantas Polri Gandeng Ratusan Ojol Sukabumi Amankan Jalur Buruh

{{caption}}
Anggota DPR Nilai Rencana Pemerintah Tentukan Status Aktivis HAM Batasi Kebebasan Sipil

Topik Terkait
{{caption}}
Usai Proposal MSCI, BEI Siapkan Review Papan Pemantauan Khusus

Bursa Efek Indonesia (BEI) akan segera mengevaluasi kebijakan Papan Pemantauan Khusus setelah proposal kepada MSCI selesai diproses.

BEI
{{caption}}
OJK Pastikan Persetujuan Free Float 15 Persen Rampung Setelah Lebaran, Dorong Pasar Modal Lebih Dalam

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menyetujui penyesuaian Peraturan Nomor I-A, termasuk kenaikan batas minimum free float 15 persen, yang berpeluang diterbitkan setelah libur Lebaran untuk memperdalam pasar modal Indonesia.

{{caption}}
Bank Indonesia Umumkan Penyesuaian Operasional BI Lebaran 2026, BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Bank Indonesia (BI) mengumumkan penyesuaian operasional BI Lebaran 2026 untuk layanan sistem pembayaran dan transaksi moneter. Meskipun sejumlah layanan dihentikan sementara, BI-FAST dipastikan tetap beroperasi penuh demi kenyamanan masyarakat.

{{caption}}
Pemerintah Kebut Reformasi Pasar Modal, Begini Langkah Dijalankan

Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran ekonomi.

{{caption}}
IHSG Menguat di Tengah Gejolak Pasar Modal Indonesia: Pengunduran Diri Dirut BEI dan Aturan Free Float Baru

IHSG menguat di tengah fase krusial pasar modal Indonesia, diwarnai pengunduran diri Dirut BEI dan revisi aturan free float yang akan mengubah lanskap investasi.

{{caption}}
OJK Pimpin Reformasi Pasar Modal Indonesia: Transparansi dan Free Float Saham Jadi Prioritas

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengambil peran sentral dalam Reformasi Pasar Modal Indonesia, mengawal langkah strategis untuk transparansi dan peningkatan free float, ditargetkan rampung sebelum Mei 2026.

OJK
{{caption}}
OJK Naikkan Batas Free Float Saham Publik Jadi 15 Persen

OJK menyiapkan aturan baru free float saham publik minimal 15 persen yang ditargetkan berlaku mulai Februari 2026 untuk seluruh emiten di BEI.

OJK
{{caption}}
OJK Siap Naikkan Batas Free Float Saham Tahun Ini untuk Perkuat Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menyesuaikan aturan batas free float saham pada tahun ini, sebuah langkah strategis untuk memperdalam pasar modal dan meningkatkan likuiditas.

OJK
{{caption}}
OJK Bakal Naikkan Bertahap Batas Free Float Saham hingga 25 Persen untuk Perkuat Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana menaikkan batas free float saham secara bertahap hingga 25 persen. Kebijakan ini bertujuan mendalami pasar modal Indonesia dan meningkatkan likuiditas.

{{caption}}
OJK Panggil Pinjol Indosaku

OJK memanggil Indosaku serta Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) untuk menjelaskan persoalan ini.

{{caption}}
OJK Optimistis RI Bertahan di Emerging Market, Ini Buktinya

OJK mendapat respons positif dari MSCI jelang evaluasi global. Reformasi pasar modal dinilai jadi kunci agar RI tetap di kategori emerging market.

bei
{{caption}}
OJK Kantongi Dua Paket Calon Direksi BEI, Siapa Mereka?

Dua paket calon direksi BEI sudah masuk ke OJK, namun nama belum diumumkan. Komposisi masih bisa berubah hingga batas waktu 4 Mei 2026.

bei
{{caption}}
Seleksi Direksi BEI Dimulai, OJK Terima Sejumlah Paket Calon

OJK telah menerima paket calon direksi BEI dan mulai evaluasi administrasi jelang RUPS Juni 2026. Pansel juga dibentuk untuk proses seleksi.

bei
{{caption}}
OJK: Generasi Muda Dominasi Investor Indonesia, Tapi Minim Literasi Keuangan

Dari total 26,12 juta investor per 24 April 2026, sekitar 54,71 persen di antaranya berusia di bawah 30 tahun.

{{caption}}
OJK Catat Pasar Modal Terhadap Ekonomi Nasional, Ditargetkan Sumbang Rp1.812 Triliun

Proyeksi Kementerian PPN/Bappenas, kebutuhan investasi nasional pada periode 2025 hingga 2029 diperkirakan mencapai Rp47.573 triliun.