Bebas dari Tahanan KPK, Hasto Pilih Pulang ke Rumah Sebelum Lapor Megawati
Hasto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian amnesti.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, akhirnya menghirup udara bebas , Jumat (1/8) malam, setelah dikeluarkan dari Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kebebasannya merupakan hasil dari diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) yang mengatur pemberian amnesti dan berlaku mulai hari itu.
Hasto tampak meninggalkan rutan sekitar pukul 21.23 WIB. Ia tampil dengan mengenakan jas hitam dan kaus olahraga merah bertuliskan "Soekarno Run", sambil membawa tas berwarna hitam.
Dalam pernyataannya kepada awak media, Hasto menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas pemberian amnesti, serta mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan seluruh kader partai selama masa penahanannya.
"Kami mengucapkan terima kasih yang pertama kepada doa dan dukungan dari Ibu Megawati Soekarno Putri beserta seluruh anggota dan kader PDI Perjuangan yang selama ini telah memberikan suatu spirit yang luar biasa. Yang kedua, tentu saja kepada yang terhormat Bapak Presiden Prabowo atas keputusan memberikan amnesti tersebut," kata Hasto.
Saat ditanya mengenai kemungkinan dirinya menghadiri Kongres PDIP yang tengah berlangsung di Bali, Hasto menyatakan bahwa ia akan kembali ke kediamannya lebih dulu.
"Pulang ke rumah dulu, pulang ke rumah dulu," katanya.
Ia juga menyebutkan rencananya untuk melapor kepada Megawati Soekarnoputri keesokan harinya, Sabtu, 2 Juli 2025. Namun, Hasto tidak merinci apakah pelaporan itu dilakukan secara langsung di Bali atau melalui komunikasi jarak jauh dari Jakarta.
"Jadi besok saya akan lapor dulu kepada Ibu Megawati Soekarno Putri ya, tapi saya ke rumah dulu," ujar Hasto.