Hasto Bakal Hadiri Kongres PDIP Usai Bebas dari Rutan KPK, Megawati Siap Umumkan Struktur Pengurus PDIP
Hasto akan dating setelah bebas dari tahanan karena diberi amnesti oleh Presiden Prabowo.
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kemungkinan besar akan datang ke kongres Ke-6 PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8). Hasto akan dating setelah bebas dari tahanan karena diberi amnesti oleh Presiden Prabowo.
Ketua DPP PDI Perjuangan demisioner Deddy Yevri Sitorus mengatakan, Sekretaris Jenderal PDIP yang kini juga demisioner itu saat ini sedang berupaya untuk hadir ke Bali. Menurut dia, Hasto pun sudah berkomunikasi dengan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
"Besar kemungkinan akan ada hadir. Tetapi pasti atau tidaknya silahkan hubungi Mas Hasto," kata Deddy saat diwawancarai di sela-sela kongres, Sabtu (2/8), demikian dikutip dari Antara.
Dia mengungkapkan bahwa suasana kebatinan yang terjadi saat kongres itu mengharapkan agar Hasto bisa segera hadir di kongres agar menjadi penanda bahwa kejahatan akan kalah melawan kebenaran.
Di sisi lain, dia mengatakan bahwa kongres PDI Perjuangan itu bersifat internal dan hanya bisa dihadiri oleh kader PDI Perjuangan, sehingga dia pun tidak mengonfirmasi kehadiran pihak lainnya, termasuk tokoh-tokoh dari partai lain.
"Kongres kali ini adalah Kongres yang memang kita buat dalam konteks tantangan-tantangan yang dihadapi partai pada waktu-waktu belakangan ini," kata dia.
Hasto Kristiyanto resmi bebas dari Rumah Tahanan Negara atau Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi setelah memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Hasto menginjakkan kaki keluar dari lingkungan Rutan KPK pada Jumat (1/8) malam pukul 21.23 WIB
"Seluruh masyarakat Indonesia dan khususnya seluruh simpatisan anggota dan kader PDI Perjuangan, hari ini, 1 Agustus 2025, saya mengucapkan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Hasto usai keluar dari lingkungan Rutan KPK, Jakarta.
Megawati Siap Umumkan Pengurus PDIP
Kongres Ke-6 PDIP dilanjutkan di hari kedua, Sabtu (2/8), yang dijadwalkan mengagendakan pidato politik dan penutupan oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Ketua DPP PDI Perjuangan demisioner, Deddy Yevri Sitorus mengatakan bahwa pada Sabtu (2/8) pagi, sebenarnya kongres telah menggelar rapat hasil sidang komisi-komisi yang terdiri dari komisi program, politik, hingga organisasi. Selanjutnya agenda penutupan akan digelar pada pukul 14.00 WITA.
"Siang sampai sore ini sebenarnya agenda yang paling besar itu adalah pidato politik terutama hingga penutupan Kongres Ke-6 dari Ibu Ketua Umum," kata Deddy dalam acara Kongres PDI Perjuangan di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Sabtu (2/8).
Dia mengatakan bahwa penetapan nama-nama pengurus PDI Perjuangan untuk lima tahun ke depan pun akan diputuskan oleh Megawati Soekarnoputri yang memiliki hak prerogatif.
Namun hal itu, kata dia, belum tentu ditentukan pada hari ini juga karena bukan suatu keharusan. Berdasarkan aturan, pengumuman kepengurusan paling lambat diputuskan pada 30 hari.
"Apakah akan dilakukan pada hari ini? Besok, lusa, minggu depan nanti kita baru tahu dari pidato Ibu Ketua Umum," kata dia.
Dia mengungkapkan bahwa Megawati memberi arahan agar program yang sudah dirumuskan tidak menjadi omong kosong belaka. Program-program yang sudah ditentukan, harus betul-betul dilaksanakan oleh seluruh kader partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.
"Banyak menyangkut dengan kebijakan-kebijakan, menyangkut tentang program-program, menyangkut tentang posisi politik, pandangan politik," kata dia.
Adapun Kongres Ke-6 PDI Perjuangan mulai digelar pada Jumat (1/8) siang, dan mengukuhkan Megawati Soekarnoputri kembali menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030. Setelah pengukuhan itu, kongres masuk ke agenda rapat komisi-komisi untuk menentukan program dan arah kebijakan partai.