PDIP Tegaskan Hasto Masih Sekjen Meski Sudah Divonis 3,5 Tahun Penjara
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan posisi Hasto Kristiyanto masih belum berubah sebagai sekjen partai.
Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat menyebut, posisi Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP dipastikan belum berubah meski dia baru saja divonis 3,5 tahun penjara atas kasus suap Harun Masiku. Menurutnya, pergantian jabatan akan ditentukan melalui kongres partai yang akan datang.
“Kalau posisi sekjen, nanti kita tunggu di Kongres Karena posisi Mas Hasto sekarang ini masih Sekjen PDI Perjuangan, pergantian sekjen nanti kita tunggu di Kongres,” kata Saiful usai acara bincang-bincang peringatan Kudatuli di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (27/7/2025).
Ia bilang, proses pergantian sekjen mengikuti mekanisme partai yang akan dibahas dalam kongres. Namun, keputusan terkait struktur kepengurusan, termasuk jabatan sekjen berada sepenuhnya di tangan Ketua Umum (Ketum) Megawati Soekarnoputri.
Pengukuhan Megawati
Kendati jadwal pasti mengenai kongres belum diketahui, Djarot memastikan kongres akan digelar pada tahun ini.
“Kapan hasil Kongresnya? Ya ditunggu saja yang penting itu tahun 2025 dan menurut Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) jadwal Kongres yang menentukan adalah Ketua Umum,” ucap Djarot.
Menurut Djarot, di kongres 2025 akan ditetapkan kembali Megawati Soekarnoputeri sebagai Ketum PDIP. Hal ini berdasarkan hasil rapat kerja nasional (Rakernas) PDIP yang telah dihelat sebelumnya.
“Itu adalah suara dari basis dan kemudian itu juga rekomendasi internal dari Rakenas, sehingga kalau pun nanti ada Kongres itu tinggal pengukuhan saja,” kata dia.
Nantinya, usai dikukuhkan maka Megawati diberikan kewenangan berupa hak prerogatif untuk menyusun kepengurusan DPP PDIP termasuk Sekretaris Jenderal.
“Sampai sekarang (Hasto Kristiyanto) masih tetap sebagai Sekjen dan masih belum diganti. Makanya nanti menunggu hasil kongres,” ujarnya.