Hasto Kristiyanto Kembali Dilantik Jabat Sekjen, PDIP: Don't Change The Winner Team
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, mengungkapkan bahwa pemilihan Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP adalah bagian dari strategi.
Hasto Kristiyanto kembali terpilih menjabat Sekjen PDI Perjuangan masa bakti 2025-2030. Ia dilantik langsung oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Kamis (14/8) kemarin.
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menyatakan bahwa pemilihan Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (Sekjen PDIP) merupakan bagian dari strategi untuk menjaga kemenangan partai. Ia mencatat bahwa selama Hasto menjabat sebagai Sekjen, PDIP berhasil meraih kemenangan dalam tiga pemilu secara berturut-turut.
"Ya kalau kita lihat perjalanan dari 2010 Pak Hasto sudah di kesekjenan sebagai wakil sekjen. Kemudian sekjen 2 periode dan sekarang periode ke tiga," ungkap Hugo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/8).
Ia menambahkan, "Kalau di dalam sepakbola itu apa istilahnya, don't change the winner team. Nah ini kan kemenangan ketiga bagi PDIP dan Pak Hasto ada di situ."
Hugo juga menilai bahwa keputusan untuk menunjuk Hasto sebagai Sekjen PDIP telah dipikirkan dengan matang oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
"Saya kira itu semua hal yang menjadi pertimbangan karena apa? Itu tadi seperti yang saya katakan di sepakbola itu kan kalau tim yang menang itu harus dijaga. Dan ya ini adalah tim DPP pemenang dari 2014, 2019 dan 2024," tegas Hugo.
Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri melantik Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan serta beberapa pengurus DPP untuk periode 2025-2030 pada Kamis, 14 Agustus 2025. Pelantikan tersebut berlangsung di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro 58, Menteng, Jakarta Pusat, dan dipimpin langsung oleh Megawati Soekarnoputri.
Dalam acara tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu, menyampaikan bahwa Megawati juga melantik sejumlah pengurus yang sebelumnya tidak dapat dikukuhkan saat Kongres ke-6 di Bali.
"Ibu Megawati melantik sejumlah pengurus DPP PDIP yang telah diumumkan sebelumnya, namun berhalangan atau tidak hadir pada Kongres PDIP di Bali, pada 2 Agustus 2025, lalu," jelas Adian dalam keterangannya pada Kamis, 14 Agustus 2025.
Selain itu, Adian menambahkan bahwa Megawati juga melantik Hasto sebagai Sekjen PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030. "Untuk posisi Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ibu Megawati menunjuk kembali Mas Hasto Kristiyanto untuk periode 2025-2030," tutup Adian.
Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Sekjen PDIP
Hasto Kristiyanto baru saja dilantik sebagai Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan untuk periode 2025-2030. Pelantikan ini berlangsung dalam rapat pleno perdana pengurus DPP PDIP yang dilaksanakan pada hari ini, Kamis, 14 Agustus 2025, di kantor DPP PDIP yang terletak di Jalan Diponegoro, Jakarta. Informasi mengenai pelantikan Hasto sebagai Sekjen PDIP disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira. "Sekjen Hasto sudah dilantik," ungkapnya kepada Liputan6.com pada hari yang sama.
Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi PDIP, Adian Napitupulu, juga menceritakan kisah menarik di balik pelantikan Hasto Kristiyanto. Dia menjelaskan momen menarik tersebut terjadi ketika Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan PDIP, Yoseph Aryo Adhi Dharmo, selesai membacakan nama-nama pengurus dan meminta mereka untuk maju. Ketika itu, kertas yang dibacakan oleh Adhi menunjukkan posisi Sekjen yang masih kosong, sehingga langsung ditanyakan kepada Megawati. "Lalu Mas Adi, dan Mas Nanan (M Prananda Prabowo, Ketua DPP yang juga putra Megawati) bertanya ke Ibu Megawati. Untuk Sekjen gimana. Lalu Ibu Megawati menjawab singkat ya Mas Hasto," kata Adian.
Kader PDIP Terkejut
Adian menyatakan bahwa ia terkejut dengan keputusan Megawati yang kembali menunjuk Hasto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP. Meskipun demikian, Adian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut disambut dengan baik oleh para kader yang hadir. "Semua refleks berdiri tepuk tangan bersama-sama. Kalau tanya kaget? Kaget, karena saya juga tidak tahu. Teman-teman yang di atas menurut saya juga tidak tahu," ungkap Adian.
Adian bahkan sempat terdiam selama sekitar 3-4 detik setelah Megawati mengumumkan nama Hasto Kristiyanto untuk kembali menduduki posisi Sekjen partai. "Lalu sama-sama berdiri dan kita tepuk tangan semua. Jadi kalau yang ditanya, 'Adian, kamu tahu nggak?' Ya nggak," tambahnya. Reaksi spontan tersebut menunjukkan betapa tidak terduganya keputusan itu, dan bagaimana hal itu mempengaruhi suasana di antara para anggota partai.
Struktur Lengkap DPP PDIP Periode 2025-2030
Dengan masuknya Hasto Kristiyanto, struktur lengkap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk periode 2025 hingga 2030 telah ditentukan. Ketua Umum partai ini adalah Megawati Soekarnoputri, dan berikut adalah susunan pengurus DPP PDI Perjuangan untuk periode tersebut:
- Ketua Bidang Kehormatan Partai: Komarudin Watubun
- Ketua Bidang Sumber Daya: Said Abdulla
- Ketua Bidang Luar Negeri: Ahmad Basarah
- Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif: Bambang Wuryanto
- Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Djarot Saiful Hidayat
- Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Eksekutif: Deddy Yevri Hanteru Sitorus
- Ketua Bidang Politik: Puan Maharani
- Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah: Ganjar Pranowo
- Ketua Bidang Reformasi Hukum dan HAM: Yasonna H. Laoly
- Ketua Bidang Perekonomian: Basuki Tjahaja Purnama
- Ketua Bidang Kebudayaan: Rano Karno
- Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan: Puti Guntur Soekarno
- Ketua Bidang Kebijakan Publik dan Reformasi Birokrasi Kerakyatan: Abdullah Azwar Anas
- Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Tri Rismaharini
- Ketua Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja: Darmadi Durianto
- Ketua Bidang Kesehatan: Ribka Tjiptaning
- Ketua Bidang Jaminan Sosial: Charles Honoris
- Ketua Bidang Perempuan dan Anak: I Gusti Ayu Bintang Darmawati
- Ketua Bidang Koperasi dan UMKM: Andreas Eddy Susetyo
- Ketua Bidang Pariwisata: Wiryanti Sukamdani
- Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga: MY Esti Wijayanti
- Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan YME: Zuhairi Misrawi
- Ketua Bidang Ekonomi Kreatif dan Ekonomi Digital: Muhammad Prananda Prabowo
- Ketua Bidang Pertanian dan Pangan: Sadarestuwati
- Ketua Bidang Kelautan dan Perikanan: Rokhmin Dahuri
- Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup: Eriko Sotarduga
- Ketua Bidang Hukum dan Advokasi: Ronny Talapessy
- Ketua Bidang Keanggotaan dan Organisasi: Andreas Hugo Pareira
- Ketua Bidang Tenaga Kerja dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mercy Barends
Untuk posisi Sekretariat dan Bendahara, berikut adalah struktur yang ditetapkan: Sekretaris Jenderal dijabat oleh Hasto Kristiyanto, sementara Wakil Sekretaris Jenderal terbagi dalam beberapa bidang, yaitu:
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Internal: Dolfie O.F.P.
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pemerintahan: Utut Adianto
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kerakyatan: Sri Rahayu
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Komunikasi: Adian Yunus Yusak Napitupulu
- Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kesekretariatan: Yoseph Aryo Adhi Dharmo
Bendahara Umum dijabat oleh Olly Dondokambey, dengan Wakil Bendahara Bidang Internal diisi oleh Rudianto Tjen, dan Wakil Bendahara Bidang Eksternal oleh Yuke Yurike. Dengan struktur ini, PDI Perjuangan berupaya untuk memperkuat posisinya dalam politik Indonesia dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang akan datang.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5092416/original/035375200_1736765794-Infografis_SQ_Profil_dan_Rekam_Jejak_Hasto_Kristiyanto.jpg)