Banteng Jatim Juara Soekarno Cup 2025, Said Abdullah: Mental Juara Anak Muda Teruji
Skuad Banteng Jatim direkrut dari kader pesepak bola muda berbakat di berbagai daerah di Jawa Timur dan telah menjalani pemusatan latihan sejak Oktober 2025.
DPP PDI Perjuangan kembali menggelar kompetisi sepak bola bertajuk Soekarno Cup 2025 sebagai ajang pembinaan dan pengembangan prestasi pesepak bola muda Tanah Air. Turnamen ini diikuti delapan tim yang mewakili berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Kalimantan, hingga Papua, dan digelar di Bali pada 5–13 Desember 2025.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, menyatakan kompetisi tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata partai dalam membangun ekosistem sepak bola nasional. Menurutnya, sepak bola adalah olahraga bergengsi di tingkat dunia dan Indonesia memiliki potensi besar dari jutaan anak muda berbakat.
"Indonesia punya banyak talenta sepak bola, tetapi kompetisinya masih terbatas. Karena itu, DPP PDI Perjuangan merasa terpanggil ikut membangun ruang kompetisi bagi anak-anak muda," ujar Said, Minggu (14/12/2025).
Ia menjelaskan, Soekarno Cup telah dua kali digelar, yakni pada 2024 dan 2025, dengan antusiasme peserta yang terus meningkat. Said berharap ajang ini dapat melahirkan pesepak bola terbaik yang kelak memperkuat sepak bola nasional.
"Alhamdulillah, respons anak-anak muda dari seluruh Indonesia sangat baik. Kompetisi ini kami harapkan membuahkan talenta-talenta terbaik Tanah Air," katanya.
Trofi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri
Dalam turnamen tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur membentuk tim muda yang diberi nama Banteng Jatim. Tim ini berhasil melaju hingga partai puncak dan keluar sebagai juara setelah mengalahkan Banteng Bali dengan skor 4–2 pada final yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (13/12/2025). Pertandingan yang disaksikan sekitar 20 ribu penonton itu ditutup dengan penyerahan trofi juara oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
"Saya bangga dengan anak-anak Banteng Jatim. Meski bermain di kandang lawan, mereka punya mental juara, tidak grogi, dan tidak kalah mental meski berada di bawah tekanan penonton tuan rumah," ujar Said. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada tim Banteng Bali atas sportivitas dan sambutan yang baik selama turnamen.
Banteng Jatim direkrut dari kader pesepak bola muda berbakat
Said menambahkan, skuad Banteng Jatim direkrut dari kader pesepak bola muda berbakat di berbagai daerah di Jawa Timur dan telah menjalani pemusatan latihan sejak Oktober 2025. Tim tersebut melakukan sembilan kali uji coba dengan klub sepadan serta digembleng dari sisi teknik, mental, kedisiplinan, dan kekompakan di Wisma Perjuangan, Kota Batu.
"Proses yang baik akan membuahkan hasil yang baik. Kami akan terus mengasah bakat anak-anak Banteng Jatim dan membantu mereka berkembang menjadi pesepak bola profesional," pungkasnya.