Kejuaraan Taekwondo Kediri Jadi Ajang Pembinaan Karakter dan Sport Tourism
Pemerintah Kota Kediri mengapresiasi Kejuaraan Taekwondo Kediri sebagai wadah pembinaan karakter atlet sekaligus pendorong sport tourism, menegaskan kesiapan kota menjadi tuan rumah event internasional.
Pemerintah Kota Kediri menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series Road to 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026. Acara bergengsi ini berlangsung di GOR Jayabaya Kota Kediri mulai 5 hingga 7 Juni 2026, menarik perhatian ribuan atlet. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara langsung menyaksikan kompetisi ini, menegaskan komitmen pemerintah daerah.
Kejuaraan taekwondo ini tidak hanya dipandang sebagai arena kompetisi untuk meraih medali, melainkan juga sebagai sarana penting dalam pembinaan karakter generasi muda. Melalui ajang olahraga, para atlet diajarkan nilai-nilai fundamental seperti disiplin, sportivitas, kerja keras, dan mental juara yang kuat. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Terpilihnya Kota Kediri sebagai tuan rumah kejuaraan internasional ini juga membuktikan bahwa kota tersebut memiliki fasilitas olahraga yang memadai dan siap menyelenggarakan event berskala besar. Hal ini sekaligus menjadi momentum untuk mengembangkan potensi sport tourism melalui program Kediri City Tourism yang sedang digalakkan.
Pembinaan Karakter Atlet Muda Melalui Olahraga
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menekankan bahwa kejuaraan olahraga memiliki peran ganda yang krusial. Selain menjadi ajang untuk meraih prestasi tertinggi, kompetisi ini juga berfungsi sebagai platform pembentukan karakter yang kokoh bagi para atlet muda. Beliau meminta seluruh atlet untuk menjadikan kejuaraan ini sebagai kesempatan berharga untuk belajar, mengasah kemampuan, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Wakil Ketua Umum II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Mayjen TNI Amrin Ibrahim, turut menyampaikan harapannya. Ia berharap dari kegiatan ini akan lahir bibit-bibit atlet terbaik Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang internasional. Pembinaan karakter yang kuat sejak dini diharapkan dapat menghasilkan atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berintegritas tinggi.
Kediri Tuan Rumah Event Internasional dan Potensi Sport Tourism
Kota Kediri telah menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga berskala nasional dan internasional. Tahun lalu, Kota Kediri sukses menjadi tuan rumah kejuaraan nasional taekwondo, dan kini kembali dipercaya untuk menggelar Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series. Kepercayaan ini menjadi bukti nyata kesiapan infrastruktur dan dukungan masyarakat Kediri.
Vinanda Prameswati menambahkan, terpilihnya Kota Kediri sebagai salah satu dari lima kota penyelenggara Kejuaraan Internasional Ksatria Nusantara PBTI Series memiliki dampak positif ganda. Selain meningkatkan portofolio kota dalam penyelenggaraan event, ini juga menjadi peluang emas untuk mengembangkan sport tourism melalui program Kediri City Tourism. Diharapkan, semakin banyak kejuaraan dari berbagai cabang olahraga yang akan diselenggarakan di Kota Kediri di masa mendatang.
Antusiasme Peserta dan Rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, dari 5 hingga 7 Juni 2026, ini menarik partisipasi luar biasa dari 1.232 atlet. Para peserta berasal dari 85 tim yang mewakili delapan provinsi di Indonesia, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap olahraga taekwondo. Tiga kategori utama dipertandingkan dalam kejuaraan ini, meliputi poomsae, kyorugi, dan freestyle, dengan rentang usia peserta dari 6 hingga 27 tahun, mencakup tingkat pemula hingga atlet berprestasi.
Mayjen TNI Amrin Ibrahim menjelaskan bahwa seri Kota Kediri merupakan seri ketiga dari rangkaian Kejuaraan Ksatria Nusantara PBTI Series. Sebelumnya, kejuaraan serupa telah sukses diselenggarakan di Medan dan Denpasar. Setelah Kediri, rangkaian ini akan berlanjut ke Bandung dan Lampung, sebelum mencapai puncaknya. Puncak kegiatan adalah 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 1–5 Agustus 2026, yang direncanakan akan diikuti oleh 21 negara.
Sumber: AntaraNews