Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, secara aktif mendorong pembinaan atlet catur melalui penyelenggaraan Turnamen Catur Nasional Terbuka Kajari Cup 2025. Acara bergengsi ini diadakan di Gedung Sport Center Kampus 4 Universitas Nusantara PGRI Kediri pada hari Sabtu.
Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, menyatakan bahwa catur bukanlah olahraga asing bagi masyarakat setempat. Hal ini dibuktikan dengan perolehan satu medali emas, dua perak, dan tiga perunggu pada ajang Porprov IX sebelumnya.
Turnamen Kajari Cup 2025 ini bertujuan untuk melahirkan pecatur-pecatur berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi ke-1146 Kota Kediri dan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-80.
Advertisement
Advertisement
Pembinaan Catur dan Potensi Prestasi Lokal
Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, atau yang akrab disapa Gus Qowim, menegaskan komitmen Pemkot dalam pengembangan olahraga catur. "Hal ini membuktikan bahwa catur memiliki masa depan cerah di Kota Kediri," ujarnya saat menghadiri acara tersebut.
Prestasi yang diraih pada Porprov IX menjadi landasan kuat bagi Pemkot Kediri untuk terus memfasilitasi pembinaan atlet. Turnamen Kajari Cup 2025 diharapkan dapat menjadi wadah bagi bibit-bibit unggul untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Upaya pembinaan ini sejalan dengan visi misi Kota Kediri 'Mapan' (Maju, Agamis, Produktif, Aman, dan Ngangeni). Khususnya, turnamen ini menyentuh sektor pengembangan sumber daya manusia dan prestasi olahraga.
Advertisement
Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan akan semakin banyak pecatur dari Kediri yang mampu bersaing di tingkat nasional. Ini akan memperkuat posisi Kota Kediri sebagai salah satu pusat pembinaan catur di Jawa Timur.
Advertisement
Kajari Cup 2025: Ajang Promosi Pariwisata Kota Kediri
Selain sebagai kompetisi olahraga, Turnamen Catur Nasional Kajari Cup 2025 juga berperan penting dalam promosi pariwisata Kota Kediri. Ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia turut meramaikan acara ini.
Gus Qowim menjelaskan, "Kehadiran ratusan peserta dari seluruh Indonesia bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga bagian dari promosi pariwisata." Ini menunjukkan bahwa event olahraga dapat memiliki dampak ekonomi dan sosial yang luas.
Peserta datang dari beragam daerah seperti Sumatera Barat, Bali, Sulawesi Utara, Jawa Tengah, Jawa Barat, Papua, DIY, serta Jawa Timur. Kehadiran mereka diharapkan dapat memperkenalkan keindahan dan potensi Kota Kediri kepada khalayak yang lebih luas.
Advertisement
Dengan semakin banyaknya tamu yang datang, diharapkan Kota Kediri semakin dikenal luas sebagai kota yang hangat, indah, sekaligus penuh potensi. Ini merupakan strategi efektif untuk meningkatkan citra kota di mata wisatawan domestik.
Advertisement
Kategori Pertandingan dan Dukungan Berbagai Pihak
Turnamen Catur Nasional Kajari Cup 2025 mempertandingkan berbagai kategori untuk mengakomodasi beragam usia dan tingkat kemampuan. Kategori yang dilombakan meliputi U10 putra-putri, U14 putra-putri, U18 putra-putri, hingga perorangan terbuka.
Total sebanyak 611 peserta terdaftar untuk berkompetisi dalam turnamen ini, memperebutkan total hadiah mencapai Rp66,3 juta. Angka ini menunjukkan skala dan daya tarik turnamen yang cukup besar.
Berbagai pihak turut hadir dan memberikan dukungan pada acara pembukaan turnamen ini. Mereka antara lain Kepala Disbudparpora Kota Kediri Zachrie Ahmad, Ketua Percasi Kota Kediri Syamsul Bahri, dan Wakil Ketua I Pengurus Provinsi Percasi Jawa Timur Yusuf Santriyono.
Advertisement
Turut hadir pula Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko, Pimpinan Bank Jatim Cabang Kediri Slamet Masduki, serta perwakilan dari Brigif 16 Wira Yudha, Polres Kediri Kota, dan Pengadilan Negeri Kota Kediri. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan event olahraga nasional.
Sumber: AntaraNews