Bareskrim Turun Tangan Usut Tumpukan Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra
Bareskrim selidiki viralnya kayu gelondongan hanyut di Sumatera. Kemenhut duga kayu berasal dari tebangan lama.
Video viral yang memperlihatkan gelondongan kayu berukuran besar hanyut dibawa banjir bandang di Sumatera menjadi perhatian Bareskrim Polri.
Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen M Irhamni mengatakan pihaknya telah mengaktifkan tim khusus untuk menelusuri asal usul kayu tersebut.
“Sedang dibentuk tim penyelidikan,” ujarnya, Selasa (2/12).
Irhamni menyebut penyidik masih mengumpulkan data awal untuk memastikan dari mana batang-batang kayu itu berasal.
“Sedang penyelidikan. Belum tahu asalnya,” tambahnya.
Penelusuran dilakukan untuk wilayah Sumatera Utara dan Sumatera Barat, dua provinsi yang mengalami kerusakan paling parah akibat banjir besar.
“Iya (Sumut dan Sumbar),” kata Irhamni.
Dugaan Kayu Tebangan Lama Terbawa Arus
Rekaman yang beredar luas di media sosial diduga direkam di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Video itu menunjukkan kayu gelondongan berukuran besar ikut terseret arus banjir.
Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menanggapi kemunculan video tersebut. Ia menyampaikan bahwa dugaan sementara kayu itu merupakan sisa tebangan lama yang sudah lapuk, kemudian hanyut saat banjir besar terjadi.
Pemeriksaan menyeluruh tetap diperlukan oleh tim Gakkum karena banjir masih berlangsung di sejumlah titik. Menurut Dwi, kayu tersebut kemungkinan berasal dari lokasi Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) di areal penggunaan lain (APL).