Sorot
{{caption}}
1.151 KM Jalan Daerah Dibangun Buka Akses Ekonomi hingga Pelosok Desa

{{caption}}
Daftar Kebijakan Prabowo untuk Kesejahteraan Petani

{{caption}}
Prabowo Siapkan Amnesti Napi pada HUT Ke-81 RI

{{caption}}
Latihan Militer Manajer Kopdes Disetop, Ini Gantinya

{{caption}}
RUU HAM Perkuat Komnas HAM, Beri Kewenangan Penyidikan

{{caption}}
Latihan Militer Manajer Kopdes Resmi Disetop Buntut 5 Peserta Meninggal

Topik Terkait
{{caption}}
Diduga Hasil Pembalakan Liar, Tumpukan Kayu di Pantai Padang Dalam Penyelidikan

Saat ini sedang dilakukan penyelidikan guna memastikan asal-usul kayu tersebut.

{{caption}}
Usut Asal Kayu Gelondongan, Bareskrim Siap Periksa Perusahaan di Hulu Sungai Garoga

Pemeriksaan dilakukan guna mendalami asal usul banyaknya kayu gelondongan yang muncul saat banjir dan longsor melanda daerah Sumatra Utara.

{{caption}}
Menteri LH: Kayu Banjir Akibat Kombinasi Pohon Tumbang dan Material Tak Alami, Pelanggar Terancam Pidana

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan hasil pemeriksaan awal terkait fenomena kayu banjir, yang disebut kombinasi pohon tumbang dan material tak alami. Penegakan hukum menanti.

{{caption}}
Kejagung Mulai Bergerak Selidiki Unsur Pidana Kasus Banjir Sumatra

Satgas PKH Kejagung menelusuri dugaan kerusakan hutan pemicu banjir bandang di Aceh dan Sumatera.

{{caption}}
Mulai Temui Titik Terang, Ini Kemungkinan Asal-Usul Kayu Gelondongan yang Hanyut Saat Banjir Sumatra

Raja Juli menjelaskan, temuan awal yang dihimpun tim mengarah pada sejumlah kemungkinan.

{{caption}}
Asal-Usul Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra Dipantau Pakai Drone, Kapolri Bentuk Tim Khusus untuk Selidiki

Raja Juli mengatakan telah melakukan pemantauan awal menggunakan drone dan teknologi identifikasi kayu AIKO.

{{caption}}
Kayu Gelondogan Terbawa Arus Banjir Sumatra, Kapolri akan Turunkan Tim Gabungan buat Menyelidiki

Dia memastikan Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan. Koordinasi awal dengan Menteri Kehutanan sudah dilakukan secara lisan.

{{caption}}
Bareskrim Turun Tangan Usut Tumpukan Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra

Bareskrim selidiki viralnya kayu gelondongan hanyut di Sumatera. Kemenhut duga kayu berasal dari tebangan lama.

{{caption}}
Bareskrim Polri Turun Tangan, Usut Asal-Usul Kayu Gelondongan di Banjir Sumatra

Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen M Irhamni mengatakan, saat ini tim sedang mengumpulkan informasi untuk memastikan asal-usul batang kayu tersebut.

{{caption}}
Banyak Kayu Gelondongan di Banjir Sumut, Mendagri Tito Buka Suara Perintahkan Aparat Turun Tangan

Diduga, kayu-kayu itu viral di media sosial terkait illegal logging dan menjadi musabab terjadinya banjir bandang dan longsor di berbagai wilayah.

{{caption}}
KLHK Selidiki Dugaan Keterkaitan Penyelidikan Pembalakan Liar di Balik Kayu Hanyut Banjir Sumatra

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah mendalami dugaan penyelidikan pembalakan liar terkait temuan kayu yang terbawa arus banjir di Sumatra, memicu pertanyaan tentang asal-usulnya.

{{caption}}
Kemenhut Telusuri Potensi Kayu Ilegal di Balik Banjir Sumatera, Modus Baru Terungkap

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyoroti potensi kayu ilegal yang terbawa banjir di Sumatera, menyelidiki sumber-sumbernya termasuk praktik pembalakan liar dan penyalahgunaan dokumen Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT).

{{caption}}
Penyintas Bencana Babo Aceh Tamiang Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu Pasca-Banjir

Bencana banjir pada akhir 2025 memaksa para penyintas bencana Babo di Aceh Tamiang beralih profesi menjadi buruh kayu sisa banjir demi memenuhi kebutuhan hidup. Simak kisah perjuangan mereka.

{{caption}}
Jusuf Kalla Usul Kayu Gelondongan Dampak Banjir Bandang Sumatra Dibagikan ke Warga

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kayu gelondongan yang berserakan setelah bencana banjir Sumatra bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.

{{caption}}
Pemerintah Beri Lampu Hijau ke Masyarakat Gunakan Kayu Gelondongan Sisa Banjir Sumatra

Salah satunya boleh digunakan untuk keperluan rehabilitasi dan pembangunanan hunian sementara dan tetap.

{{caption}}
Masyarakat Diizinkan Gunakan Kayu Gelondongan Sisa Bencana Sumatra untuk Bangun Rumah, Ini Syaratnya

Masyarakat harus tetap berkoordinasi dengan pemerintah daerah apabila ingin mengolah kayu gelondongan tersebut.

{{caption}}
Prabowo Sebut Pembalakan Liar Sudah Mulai Ditertibkan

Adapun pembalakan liar diduga menjadi salah satu faktor terjadinya bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

{{caption}}
LSM GeRAK Desak Polisi Usut Dugaan Pengiriman Kayu Ilegal di Aceh Barat Pasca Banjir Bandang

LSM GeRAK Aceh Barat mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan pengiriman kayu ilegal pasca banjir bandang, khawatir aktivitas pengiriman kayu gelondongan di Aceh Barat ini memperparah bencana.

{{caption}}
Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.

{{caption}}
Hampir Tuntas, Pembangunan Huntara di Wilayah Bencana Sumatra Capai 93 Persen

Sisa pembangunan sebesar 7 persen saat ini masih dalam tahap pendataan rinci sekaligus proses konstruksi di lapangan.

{{caption}}
Hardiknas 2026, Disdik DKI Salurkan Rp2,2 Miliar untuk Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra

Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah wilayah yang terdampak bencana, meliputi 49 sekolah di Aceh, 15 sekolah di Sumatera Utara dan lainnya.

{{caption}}
Pasar Kembali Ramai, Ekonomi Aceh Tamiang Bangkit Pascabencana

Sejumlah toko yang sebelumnya lumpuh kini kembali beroperasi, menandai kebangkitan aktivitas perdagangan di wilayah tersebut.

{{caption}}
UMKM Pulih, Fondasi Ekonomi Daerah Terdampak Bencana Semakin Kokoh

Untuk mempercepat pemulihan tersebut, pemerintah tidak hanya mendorong pembukaan kembali aktivitas usaha, tetapi juga memberikan dukungan nyata.

{{caption}}
Satgas PRR Gelontorkan Rp537,2 Miliar, Penyintas Segera Renovasi Rumah

Total, Rp537,22 miliar telah tersalurkan untuk stimulan perbaikan sebanyak 26.849 unit rumah, melanjutkan penyaluran bertahap yang pada Maret 2026.