Iran Janji Terus Gempur Israel Sampai 'Ganti Rugi' Terbayarkan
Iran membalas serangan Israel lewat Operasi True Promise 3 pada Jumat malam, yang menyerang objek vital dengan target-target militer Israel.
Iran berjanji terus menggempur Israel sampai rezim Zionis membayar 'ganti rugi' atas apa yang mereka lakukan pada Republik Islam tersebut.
"Pembalasan (terhadap Israel) akan terus dilakukan sampai musuh kita dihukum dan ganti rugi (kepada Iran) dibayar," kata Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran seperti dikutip oleh kantor berita IRNA.
Sebelumnya, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap Iran pada Jumat (13/6) dini hari dengan tuduhan bahwa Iran sedang menjalankan program nuklir militer secara rahasia.
Serangan tersebut menargetkan sejumlah wilayah di Iran, termasuk ibu kota Teheran, dan menewaskan beberapa pejabat tinggi militer serta sejumlah ilmuwan nuklir Iran. Beberapa fasilitas nuklir seperti Natanz dan Fordow juga terkena serangan.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut serangan itu sebagai kejahatan dan mengancam Israel dengan "nasib yang pahit dan mengerikan."
Serangan Balasan Iran
Iran membalas serangan Israel lewat Operasi True Promise 3 pada Jumat malam, yang menyerang objek vital dengan target-target militer Israel. Tetapi, Iran menyangkal program nuklirnya memiliki tujuan militer.
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi pada 18 Juni menyatakan bahwa badan tersebut belum menemukan bukti kuat bahwa Iran sedang mengembangkan senjata nuklir.
Laporan intelijen AS juga menunjukkan kesimpulan serupa bahwa Iran tidak mengembangkan senjata nuklir, CNN melaporkan pada Selasa (17/6).
Mantan Duta Besar Inggris untuk Uzbekistan yang juga aktivis HAM, Craig Murray, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa Iran telah menunjukkan "tanggung jawab dan kesabaran luar biasa" selama beberapa tahun terakhir, meski menghadapi berbagai tindakan dari Israel.