Reaksi Warga Palestina di Gaza Lihat Rudal Iran Serang Israel, Langsung Gembira Bersuka Cita
Berikut reaksi warga Palestina di Gaza saat lihat rudal Iran serang Israel.
Iran meluncurkan Operasi True Promise 3 sebagai bentuk serangan balasan terhadap Israel, pada Jumat (13/6) waktu setempat. Serangan rudal Iran ini menargetkan fasilitas militer Israel.
Ratusan rudal yang diluncurkan militer Iran pun terlihat mewarnai langit Israel. Bahkan, Lebanon dan Gaza Palestina bisa menyaksikan ratusan rudal tersebut.
Melihat hal itu, warga Gaza Palestina tampak keluar rumah dan turun ke jalan. Lantas bagaimana reaksi warga Palestina di Gaza saat lihat rudal Iran serang Israel?
Melansir dari berbagai sumber, Minggu (15/6), simak ulasan informasinya berikut ini.
Serangan Balasan Iran ke Israel
Iran meluncurkan Operasi True Promise 3 terhadap target-target fasilitas militer Israel pada Jumat (13/6) waktu setempat. Serangan ini sebagai balasan atas tindakan zionis ke Teheran, seperti dilaporkan kantor berita Iran Fars.
Fars, mengutip sumber-sumber Israel pada Jumat melaporkan bahwa beberapa tentara Israel terluka dalam serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Nevatim, salah satu yang terbesar di wilayah pendudukan Israel di selatan.
Sementara pihak pasukan Israel yang mengutip seorang komandan distrik mengatakan bahwa hanya sedikit korban terluka dalam serangan balasan itu.
Sementara portal berita Ynet Israel melaporkan bahwa lebih dari 40 orang terluka di Israel akibat serangan Iran. Bahkan dikabarkan pula, seorang wanita, yang terluka parah dan telah meninggal di rumah sakit.
Reaksi Warga Palestina di Gaza
Ratusan rudal yang diluncurkan oleh Iran menghiasi langit Israel. Bahkan, Lebanon dan Palestina bisa menyaksikan bagaimana rudal-rudal tersebut meluncur ke Israel.
Tentu saja serangan Iran ke Israel ini berhasil mencuri perhatian. Termasuk masyarakat Gaza, Palestina. Seorang pria asal Gaza membagikan momen saat dirinya melihat rudal demi rudal Iran mengarah ke Israel.
Dalam unggahan di akun X @nowgnna, terlihat bagaimana raut wajah senang pria tersebut melihat rudal di atas langit. "Oh, yeah," ujarnya senang.
Warga Gaza Bahagia Turun ke Jalan Lihat Rudal Meluncur ke Israel
Bukan hanya pria itu saja, masyarakat Gaza Palestina lainnya juga tampak turun ke jalanan melihat Israel diserang oleh Iran. Hal itu terekam dalam video yang diunggah oleh akun X @qudsn.
Terlihat bagaimana reaksi warga Gaza Palestina terhadap serangan Iran ke Israel. Di mana mereka tampak begitu bahagia. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengabadikan momen tersebut di handphone masing-masing.
"Allahuakbar. Allahuakbar," ujar pria yang ada di dalam video bahagia.
"Perayaan besar-besaran di Jalur Gaza saat rudal Iran melintasi Israel," tulisnya dalam caption.
Serangan Israel ke Iran
Sebelumnya, Israel meluncurkan serangan terhadap Iran pada Jumat (13/6) waktu setempat. Serangan ini menargetkan sekitar 100 lokasi, termasuk fasilitas nuklir. Mirisnya, serangan Israel mengakibatkan tewasnya beberapa sejumlah pejabat tinggi militer dan tokoh penting, seperti kepala angkatan bersenjata serta ilmuwan nuklir terkemuka.
Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani mengatakan, dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Jumat bahwa sedikitnya 78 orang tewas dan 320 lainnya terluka akibat serangan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada Jumat dini hari, sebagai bagian dari Operasi Rising Lion.
Iran juga menyatakan bahwa serangan Israel pada hari Jumat (13/6) ini merupakan declaration of war (deklarasi perang). Mengutip AFP, Sabtu (14/6), pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memberikan peringatan kepada Israel bahwa mereka harus bersaip menghadapi konsekuensi yang "pahit dan menyakitkan" akibat serangan tersebut.
Israel Sebut Serangan Akan Terus Berlanjut
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Israel telah menyerang "inti dari program pengayaan nuklir Iran" dengan menargetkan para ilmuwan nuklir serta fasilitas pengayaan utama yang terletak di Natanz.
Menurut pemimpin Israel tersebut, serangan ini akan terus berlanjut selama diperlukan. Sementara pihak militer melaporkan bahwa intelijen menunjukkan Iran telah mendekati "titik tanpa kembali" dalam program nuklirnya.
Serangan tersebut mengakibatkan tewasnya perwira militer senior Iran, termasuk kepala staf angkatan bersenjata, Mohammad Bagheri, dan kepala Garda Revolusi, Hossein Salami, seperti yang dilaporkan oleh media Iran.
Khamenei dilaporkan segera menunjuk pengganti bagi mereka yang tewas, sementara media pemerintah menyebutkan bahwa seorang penasihat senior pemimpin tertinggi juga mengalami luka.
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa "penargetan tepat komandan senior ... mengirimkan pesan yang kuat dan jelas: mereka yang berusaha menghancurkan Israel akan dihilangkan."
Foto-foto dari AFP menunjukkan kerusakan yang parah di sisi bangunan tempat tinggal di Teheran yang tampaknya menjadi sasaran serangan yang terarah dan terlokalisasi.
Media pemerintah melaporkan bahwa sejumlah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, juga menjadi korban dalam insiden tersebut. Kantor Berita Tasnim mengabarkan bahwa enam ilmuwan nuklir termasuk di antara yang tewas. Suasana di jalan-jalan Teheran tampak sepi, kecuali antrean panjang di pom bensin, yang merupakan pemandangan umum saat krisis melanda.