Kumpulan Potret Warga Israel Ketakutan Sembunyi di Bawah Tanah Terus Digempur Ratusan Rudal Iran
Potret kepanikan warga Israel saat Iran melakukan serangan balasan ke wilayah mereka.
Serangan balasan Iran ke wilayah Israel menciptakan suasana mencekam di Kota Tel Aviv, pada Minggu (15/6) malam. Ratusan warga yang ketakutan berusaha melarikan diri untuk mencari shelter-shelter bawah tanah begitu peringatan serangan udara berbunyi di seluruh penjuru kota.
Kepanikan pun terjadi saat rudal Iran menghantam beberapa lokasi. Wajah pucat dan tangisan menghiasi lokasi evakuasi terutama di area yang terkena dampak langsung ledakan rudal, seperti dilansir dari AP News.
Diketahui, jika Iran melakukan serangan balasan besar-besaran menggunakan sejumlah rudal dan drone bersenjata yang menargetkan pusat-pusat strategis di wilayah Israel, termasuk Tel Aviv.
Rentetan peristiwa ini merupakan respons keras Iran atas serangan Israel yang menargetkan pangkalan nuklir dan fasilitas militer milik mereka.
Dilaporkan jika serangan Israel yang dilakukan sebelumnya menyebabkan puluhan orang dilaporan tewas sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka. Menanggapi hal itu, Iran kemudian mengartikan serangan Israel tersebut sebagai 'deklarasi perang'.
Iran lantas melancarkan serangan balasan secara bertubi-tubi terhadap objek vital Israel. Militer Iran menegaskan Teheran akan terus menyerang Israel sampai waktu yang belum ditentukan.
Iran melakukan serangan balasan pertamanya dengan menargetkan markas besar militer Israel atau IDF pada Jumat, (13/6) malam. Rudal Iran berhasil menembus pertahanan udara Israel dan menghantam lokasi penting di jantung kota Tel Aviv.
Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam pernyataannya, menyebut pihaknya meluncurkan ratusan rudal ke Israel pada Senin, (16/6) pukul 04.50 waktu setempat.
IRGC mengatakan bahwa serangan rudal itu merupakan serangan ke-8 yang dilancarkan Teheran terhadap Tel Aviv sejak Jumat (13/6) lalu, seperti dilansir media Iran, Press TV, Senin (17/6/2025).
Selama masa genting ini, sirine peringatan disebut terus meraung-raung di seluruh penjuru Israel. Otoritas pemerintah setempat juga secara resmi telah memperingatkan para pemukim Yahudi untuk segera mencari perlindungan di tempat penampungan bawah tanah.
Israel Targetkan Pangkalan Nuklir Iran
Diketahui, jika Israel awalnya memulai serangan pada Jumat, (13/6) dini hari dengan target utama mereka adalah fasilitas nuklir bawah tanah yang telah beberapa kali menjadi sasaran serangan Israel.
Serangan itu menyebabkan kerusakan di Fasilitas Nuklir Natanz, Pusat Teknologi Nuklir Esfahan, Kompleks Nuklir Arak, hingga pabrik pengayaan uranium di Fordow.
Israel juga menyerang markas besar IRGC, depot amunisi IRGC di Kermanshah, situs pertahanan udara Hazrat-e Masoumeh, pangkalan militer Piranshahr, hingga fasilitas rudal bawah tanah di Kermanshah.
Pasukan militer Zionis itu juga menyerang Kota Bandar Abbas yang merupakan kota pelabuhan di selatan Iran hingga menargetkan ladang gas alam terbesar di dunia di provinsi Fars.