Israel Kembali Serang Fasilitas Nuklir di Isfahan Iran
Pihak berwenang Iran memastikan tidak ada kebocoran bahan berbahaya di situs nuklir maupun di wilayah sekitarnya.
Israel kembali mengguncang Iran pada Sabtu (21/6) dini hari, dengan melancarkan serangan udara yang menargetkan sejumlah lokasi strategis di Provinsi Isfahan. Tak tanggung-tanggung, fasilitas nuklir utama di kota itu turut jadi sasaran.
Serangan ini menyebar ke beberapa kabupaten, seperti Lenjan, Mobarakeh, Shahreza, hingga pusat kota Isfahan, wilayah yang selama ini dikenal sebagai jantung industri dan teknologi nuklir Iran.
Wakil Gubernur Isfahan, Akbar Salehi mengonfirmasi, situs nuklir di Isfahan merupakan target utama dalam serangan tersebut, yang memicu respons cepat dari sistem pertahanan udara Iran.
Kantor berita Fars Iran melaporkan, tidak ada korban jiwa dalam serangan kali ini. Pihak berwenang Iran memastikan tidak ada kebocoran bahan berbahaya di situs nuklir maupun di wilayah sekitarnya.
Korban Jiwa dan Luka
Wakil Menteri Kesehatan Iran Iraj Harirchi mengumumkan jumlah korban tewas akibat serangan udara Israel meningkat menjadi 430, dengan lebih dari 3.500 warga sipil terluka sejak dimulainya serangan pada 13 Juni.
Sementara itu, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia melaporkan pada Kamis (19/6), ada 639 orang telah tewas dan lebih dari 1.300 orang terluka dalam serangan Israel.
Iran telah membalas dengan serangan pesawat nirawak dan rudal terkoordinasi di wilayah Israel.
Di pihak Israel, setidaknya 25 orang telah tewas dan lebih dari 2.500 orang terluka dalam serangan Iran, menurut angka yang dirilis oleh otoritas Israel.