Trump Sesumbar Kesepakatan AS-Iran Tercapai Pekan Depan
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Iran dan Amerika Serikat masih melakukan pertukaran pesan mengenai potensi tercapainya kesepakatan.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan keyakinannya bahwa kesepakatan dengan Iran bisa tercapai dalam waktu dekat, tepatnya pekan depan. "
Saya rasa Anda berbicara soal pekan depan," ungkap Trump kepada ABC News saat membahas potensi kesepakatan dengan Teheran, sebagaimana dikutip dari Antara News pada Selasa (2/6).
Menurut laporan RIA Novosti dari Washington, Trump menyatakan bahwa kesepakatan yang mungkin terjadi itu bisa jadi "bahkan lebih baik daripada sebuah kemenangan militer." Ia menambahkan, "Ini bukan hal yang mudah. Anda berbicara tentang negara yang sangat besar mereka negara yang sangat besar yang membuat kesepakatan. Sungguh, permusuhan yang luar biasa."
Sebelumnya, pada Ahad (31/5), Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa Iran dan AS terus melakukan pertukaran pesan mengenai kemungkinan tercapainya kesepakatan. "Pembahasan dan pertukaran pesan masih terus berlangsung.
Sampai hasil yang jelas tercapai, tidak mungkin membuat penilaian apa pun. Semua yang sedang dikatakan saat ini hanyalah spekulasi dan tidak seharusnya dianggap serius," jelas Araghchi melalui Telegram.
Pada Jumat pagi di Washington, Trump mengadakan pengarahan intelijen dan mengindikasikan bahwa ia akan mengambil keputusan final terkait isu Iran. Namun, media-media AS kemudian melaporkan bahwa belum ada kesepakatan akhir yang tercapai.
Di sisi lain, The New York Times melaporkan pada Minggu bahwa Trump mengajukan persyaratan yang lebih ketat untuk kesepakatan guna mengakhiri konflik dengan Iran dan menyampaikan proposal baru kepada Teheran.