Pedal Gas Bermasalah, Nissan Lakukan Recall Besar-Besaran
Untuk mengatasi masalah pedal gas yang macet, Dongfeng Nissan akan memberikan penggantian komponen secara gratis kepada hampir 70 ribu unit mobil.
Nissan kembali melakukan penarikan untuk diperbaiki, atau yang dikenal dengan istilah recall, terhadap hampir 70 ribu unit mobil di China.
Langkah ini diambil setelah teridentifikasi adanya potensi masalah pada komponen pedal akselerator yang dapat mempengaruhi keselamatan berkendara. Recall ini mencakup model Nissan N7 yang bertenaga listrik serta Nissan N6 hybrid.
Menurut data dari regulator China, yaitu State Administration for Market Regulation (SAMR), yang dikutip dari Carnewschina, jumlah kendaraan yang terpengaruh mencapai 68.265 unit. Rincian dari jumlah tersebut meliputi 49.465 unit Nissan N7 dan 18.800 unit Nissan N6.
Masalah ini timbul akibat desain dari rakitan pedal akselerator. Dalam penggunaan yang berlangsung lama, komponen internal dapat mengalami keausan yang mengakibatkan gesekan antarbagian pedal.
Hal ini berpotensi mengganggu kemampuan pedal untuk kembali ke posisi normal setelah diinjak oleh pengemudi. Jika dibiarkan, gangguan mekanisme pedal gas ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.
Mobil dapat saja tidak merespons dengan baik saat pengemudi melepaskan pedal akselerator, terutama dalam situasi lalu lintas yang padat atau saat melakukan manuver tertentu.
Untuk mengatasi masalah ini, Dongfeng Nissan akan mengganti seluruh rakitan pedal akselerator pada kendaraan yang terdampak tanpa biaya.
Khusus untuk model Nissan N6, pabrikan juga akan melakukan penggantian pada pedal rem dengan desain baru agar sesuai dengan bentuk pedal akselerator yang telah diperbaiki.
Program recall ini dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada 25 Mei 2026. Nissan dan jaringan dealer mereka akan menghubungi pemilik kendaraan melalui surat resmi, telepon, atau pesan singkat untuk proses penanganan lebih lanjut.
Hingga saat ini, regulator belum mengungkapkan adanya laporan kecelakaan atau korban cedera yang terkait dengan masalah ini.
Meskipun demikian, langkah proaktif yang diambil oleh Nissan menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan pengguna kendaraan.
Dengan melakukan recall ini, diharapkan semua masalah dapat ditangani dengan baik dan kendaraan dapat beroperasi dengan aman di jalan raya.
Tantang BYD Racco, Nissan Perbarui Kei Sakura
Nissan baru saja meluncurkan versi facelift dari kei car andalannya, Sakura. Mobil listrik yang cukup diminati di Jepang ini mendapatkan beberapa pembaruan, terutama pada bagian eksterior, untuk tetap bersaing di pasar yang semakin ketat.
Disitat dari Carscoops, Selasa (26/5/2026), Nissan Sakura terbaru menampilkan desain grille dan bumper depan yang telah diperbarui. Perubahan ini memberikan tampilan yang lebih modern dan sejalan dengan bahasa desain terbaru dari Nissan.
Selain itu, model baru ini juga menawarkan pilihan warna yang segar, yaitu 'Minamono Sakura', terinspirasi dari keindahan bunga sakura yang mengapung di atas air.
Namun, ketika memasuki bagian interior, perubahan yang ada tidak terlalu mencolok. Salah satu pembaruan yang cukup berarti adalah penambahan cup holder, yang tentunya meningkatkan kepraktisan kabin untuk penggunaan sehari-hari.
Meskipun demikian, desain interior masih mempertahankan layout sebelumnya yang sederhana dan fungsional.
Dalam hal performa, tidak ada perubahan yang signifikan pada Nissan Sakura facelift. Mobil ini tetap mengandalkan sistem penggerak listrik yang sama, yaitu satu motor listrik dengan tenaga 63 hp (47 kW / 64 PS) dan torsi 195 Nm.
Baterai lithium-ion berkapasitas 20 kWh masih digunakan, dan mobil ini memiliki kemampuan jelajah hingga 180 km berdasarkan siklus WLTC. Dengan berbagai pembaruan ini, Nissan Sakura diharapkan dapat terus menarik perhatian konsumen di pasar yang semakin kompetitif.