Dokter Pedofil Divonis 20 Tahun Penjara karena Perkosa dan Lecehkan Hampir 300 Pasiennya Selama 25 Tahun
Para korban diperkosa dan dilecehkan saat di bawah pengaruh bius.
Pengadilan Prancis di Brittany menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun penjara pada Rabu terhadap seorang dokter karena memperkosa dan melecehkan hampir 300 orang. Para korban, yang sebagian besar anak-anak, diperkosa dan dilecehkan selama 25 tahun pria tersebut menjalani profesinya.
Dikutip dari Al Jazeera, Jumat (30/5), dokter bejat ini melakukan tindakannya saat para korban tak sadarkan diri setelah disuntik anestesi. Kasus ini disebut sebagai kasus pelecehan anak terburuk yang pernah diadili di Prancis modern.
Selama persidangan, Joel Le Scouarnec (74) mengaku telah memperkosa atau melakukan kekerasan seksual terhadap 299 pasien – termasuk 256 korban yang berusia di bawah 15 tahun – saat ia bekerja di berbagai rumah sakit di Prancis bagian barat.
Aksi bejatnya dilakukan dari tahun 1989 hingga 2014, banyak di antaranya terjadi saat pasiennya sedang dibius atau baru sadar setelah operasi. Secara keseluruhan, Le Scouarnec didakwa atas 111 pemerkosaan dan 189 pelecehan seksual dalam kasus tersebut, yang persidangannya dimulai pada Februari.
Sepanjang persidangan, Le Scouarnec mengaku melakukan "tindakan tercela".
"Saya berutang kepada semua orang ini dan orang-orang yang mereka cintai untuk mengakui tindakan saya dan konsekuensinya, yang telah mereka tanggung dan akan terus mereka tanggung sepanjang hidup mereka," ujarnya.
Namun para korban, pengacara, dan advokat yang berkumpul di gedung pengadilan selama persidangan dan pada saat pembacaan putusan mengatakan mereka tidak mempercayai kata-kata penyesalan Le Scouarnec.
“Anda adalah pedofilia massal terburuk yang pernah ada,” kata Thomas Delaby, salah satu dari sekitar 60 pengacara yang mewakili para korban, selama persidangan. Ia menggambarkan Le Scouarnec sebagai “bom atom pedofilia”.
Delaby mengatakan kepada Le Scouarnec bahwa para korban “tidak akan pernah memaafkan Anda, tidak akan pernah”.
Perkosa Dua Keponakannya
Le Scouarnec sebelumnya telah dihukum pada tahun 2020 karena memperkosa dan melakukan kekerasan seksual terhadap empat anak, termasuk dua keponakannya. Ia telah menjalani hukuman 15 tahun penjara saat persidangan berlangsung.
Kasus pemerkosaan dan pelecehan 299 pasien yang dilakukan Le Scouarnec baru terungkap setelah ia ditangkap lagi pada tahun 2017 atas dugaan pemerkosaan terhadap tetangganya yang berusia 6 tahun. Polisi kemudian menemukan buku harian elektronik yang tampaknya mendokumentasikan pelecehan selama puluhan tahun dengan sangat rinci.
Dalam catatannya, dokter tersebut menggambarkan dirinya sebagai "orang mesum" dan "pedofil".
"Dan saya sangat senang akan hal itu," tulisnya.