Mensesneg: Bismillah IHSG Meroket Hari Ini
Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi penurunan IHSG. Berbagai langkah telah dilakukan untuk mencari jalan keluar dari kondisi tersebut.
Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan Presiden Prabowo Subianto tidak marah menyikapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
“Doanya bismillah IHSG meroket. Enggak (marah presiden), ya seharusnya kan begitu. Kita semua juga harusnya begitu, bukan hanya Presiden,” kata Prasetyo kepada wartawan di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Meski demikian, Prasetyo menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi penurunan IHSG. Berbagai langkah telah dilakukan untuk mencari jalan keluar dari kondisi tersebut.
“Tetapi kita perlu memahami apa yang melandasi terjadinya penurunan IHSG yang cukup signifikan. Nah, itulah yang kemudian kita cari jalan keluarnya,” ujarnya.
Prasetyo pun berharap masyarakat tetap optimistis dan yakin bahwa IHSG akan kembali normal dan mengalami penguatan.
PJS OJK
Terkait mundurnya empat pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Prasetyo menyebut posisi tersebut telah diisi oleh Penjabat Sementara (Pjs).
“Di OJK itu istilahnya Pjs, ketika pejabat definitif berhalangan tetap. Kemarin ada tiga orang yang mengundurkan diri, sehingga forum Dewan Komisioner memutuskan untuk mengangkat Pjs. Proses itu juga dihadiri oleh pejabat sementara Bursa Efek Indonesia,” jelasnya.
Ia berharap penurunan IHSG dapat menjadi momentum perbaikan pasar modal nasional.
“Kita harapkan kejadian kemarin menjadi momentum untuk memperbaiki pasar bursa kita. Regulasi-regulasi kita benahi, dan sesuai petunjuk Bapak Presiden, kita mengambil keputusan untuk mereformasi diri,” paparnya.
Menurut Prasetyo, langkah perbaikan tersebut bertujuan agar pasar saham Indonesia menjadi lebih terbuka, transparan, dan kredibel.
“Dengan harapan, pasar modal kita bisa memiliki kelas yang setara dengan pasar-pasar bursa lain di dunia,” pungkasnya.