Purbaya Yudhi Sadewa, Menkeu Baru yang Yakin IHSG Anjlok Pasca Reshuffle Segera Bangkit dalam 2 Minggu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG anjlok pasca reshuffle kabinet akan rebound dalam 1-2 minggu. Apa strategi Menkeu baru ini untuk ekonomi?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Senin sore. Penurunan ini memicu kekhawatiran di kalangan investor dan pelaku pasar modal, yang tercermin dari melemahnya IHSG sebesar 1,28 persen ke posisi 7.766,84.
Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru dilantik, Purbaya Yudhi Sadewa, segera memberikan respons terhadap kondisi pasar ini. Ia dilantik di Istana Negara, Jakarta, menggantikan Sri Mulyani Indrawati, bersama dengan tiga menteri dan satu wakil menteri lainnya dalam perombakan tersebut.
Meskipun IHSG anjlok selepas pelantikan, Purbaya menyatakan keyakinannya. Ia optimistis bahwa IHSG akan segera berbalik naik dalam waktu singkat, yakni 1-2 minggu ke depan, menunjukkan kepercayaan diri yang tinggi di tengah gejolak pasar.
Optimisme Purbaya Terhadap Pasar Saham
Purbaya Yudhi Sadewa, yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun di pasar keuangan, tidak terlalu khawatir dengan penurunan IHSG. Menurutnya, anjloknya IHSG pasca-reshuffle adalah hal yang biasa terjadi dan mungkin disebabkan oleh kekhawatiran sementara dari investor.
"IHSG anjlok biasa, mungkin (investor, red.) takut, tetapi kan saya lama di pasar, saya 15 tahun lebih di pasar," ujar Purbaya. Ia menambahkan, "Jadi, saya tahu betul bagaimana memperbaiki ekonomi." Keyakinan ini didasari oleh pemahaman mendalamnya terhadap dinamika pasar.
Mantan pelaku pasar ini dengan tegas memprediksi bahwa IHSG akan kembali ke zona hijau dalam waktu dekat. "Dalam seminggu, 2 minggu pasti akan balik," kata Purbaya, memberikan sinyal positif kepada pelaku pasar dan masyarakat untuk tetap tenang.
Prioritas dan Strategi Ekonomi Menkeu Purbaya
Setelah resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa langsung menetapkan prioritas utamanya. Ia berfokus pada upaya mengatasi perlambatan ekonomi yang sedang terjadi di Indonesia, dengan tujuan mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
"Sekarang kan bisa dibilang ekonomi agak melambat, kita sudah pelajari kelemahannya, ke depan kita perbaiki," jelas Purbaya. Ia optimistis bahwa perbaikan kondisi ekonomi tidak akan terlalu sulit dan hasilnya akan terlihat dalam beberapa bulan ke depan.
Salah satu strategi kunci yang akan diterapkan Purbaya adalah optimalisasi pengelolaan anggaran. Ia melihat masih ada ruang untuk perbaikan dalam penggunaan dana negara. "Kalau saya lihat masih ada pengelolaan uang yang masih belum optimal. Kita akan perbaiki itu," ujarnya.
Purbaya juga menekankan pentingnya memastikan bahwa penyerapan anggaran tidak akan mengganggu sistem perbankan nasional. Ia merujuk pada pengalamannya dalam menghadapi krisis ekonomi sebelumnya, seperti pada tahun 2008, 2009, 2015, 2020, dan 2021, untuk menenangkan kekhawatiran publik.
Pesan Presiden Prabowo untuk Menkeu Baru
Pada kesempatan yang sama, Purbaya Yudhi Sadewa juga mengungkapkan pesan khusus yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepadanya setelah pelantikan. Pesan ini menjadi panduan utama bagi Purbaya dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri Keuangan.
"Pokoknya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik, sejahterakan rakyat semaksimal mungkin," kutip Purbaya mengenai pesan dari Presiden. Ini menunjukkan fokus pemerintah pada kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan ekonomi yang stabil dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa program-program yang bertujuan menyejahterakan rakyat tidak boleh gagal. "Kita gak boleh gagal dengan program-program yang menyejahterakan rakyat kita. Itu yang akan saya kerjakan," pungkas Purbaya, menegaskan komitmennya terhadap mandat tersebut.
Sumber: AntaraNews