Sorot
{{caption}}
Masa Tahanan Eks Kepala BGN Dadan dan Dua Wakilnya Diperpanjang 40 Hari

{{caption}}
Prabowo Dukung Kreativitas SDN Tegalega, Kirim Satu Set Drumben

{{caption}}
Drumben SDN Tegalega dapat Hadiah dari Prabowo

{{caption}}
Abah Sakam, Penjaga Warisan Ternak yang Bertahan 4 Dekade

{{caption}}
Depan Hakim, Eks Ketua Ombudsman Mengaku Idap Sakit Parah

{{caption}}
Menkes Ungkap Dokter Senior Kuasai Banyak Izin Praktik, Junior Tersisih

Topik Terkait
{{caption}}
LPS Targetkan Penurunan Porsi Simpanan Berbunga di Atas TBP hingga 33 Persen

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menargetkan penurunan porsi nominal simpanan berbunga di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) menjadi 33 persen pada akhir Desember 2025. Simak strategi LPS dalam menjaga stabilitas perbankan.

LPS
{{caption}}
LPS Ungkap Total Simpanan dari Bank Dilikuidasi Capai Rp3,99 T dalam 20 Tahun Terakhir

LPS mencatat total simpanan dari bank yang dilikuidasi mencapai Rp3,99 triliun sejak 2005. Temukan penyebab simpanan tidak layak bayar dan peran krusial LPS Likuidasi Bank menjaga stabilitas.

{{caption}}
Fakta Menarik: Tabungan Masyarakat Naik Signifikan, Simpanan di Atas Rp5 Miliar Melonjak 16,24% Menurut LPS

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan **tabungan masyarakat** mengalami pertumbuhan di berbagai segmen, dengan simpanan di atas Rp5 miliar melonjak 16,24%. Apa penyebab kenaikan ini dan bagaimana dampaknya?

{{caption}}
Terungkap: Porsi Nasabah dengan Suku Bunga Simpanan di Atas TBP LPS Melonjak, Bank Diminta Turunkan Bunga

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mendesak perbankan untuk menurunkan suku bunga simpanan, menyusul peningkatan signifikan porsi nasabah dengan bunga di atas Tingkat Bunga Penjaminan (TBP). Apa dampaknya bagi stabilitas keuangan?

LPS
{{caption}}
LPS: Peluang Penurunan Tingkat Bunga Penjaminan Masih Terbuka

LPS pun terus memantau pergerakan atas tren suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing.

{{caption}}
LPS Jamin 643 Juta Rekening Hingga Juli 2025, Tabungannya Maksimal Rp2 Miliar

Jumlah rekening nasabah yang dijamin seluruh simpanannya sampai Rp2 miliar pada BPR/BPRS mencapai 99,97 persen atau setara dengan 15.707.607 rekening.

LPS
{{caption}}
Per April 2025, LPS Jamin 621 Juta Rekening dengan Saldo di Bawah Rp2 Miliar

Pada periode observasi Mei 2025, SBP tercatat naik 3 bps ke level 3,56 persen dibandingkan periode observasi Januari 2025.

LPS
{{caption}}
Orang Kaya Sibuk Buka Usaha, Jumlah Tabungan di Atas Rp5 Miliar Menurun

LPS melihat tren penurunan pada tabungan di atas Rp5 miliar. Setelah sebelumnya mencatatkan pertumbuhan 7,69 persen, kini terus turun.

LPS
{{caption}}
LPS Tahan Suku Bunga Penjaminan di Level 4,25 Persen

Angka ini merupakan batas suku bunga simpanan maksimal agar simpanan nasabah dapat masuk dalam program penjaminan simpanan.

LPS
{{caption}}
520,5 Juta Rekening Nasabah Bank Umum Dijamin LPS per Juni 2023

Jumlah rekening nasabah Bank Umum yang dijamin seluruh simpanannya oleh LPS pada bulan Juni 2023, sebanyak 99,94 persen dari total rekening.

LPS
{{caption}}
LPS Ajak Generasi Muda Bijak Kelola Keuangan di Era Digital, Hindari Jebakan Finansial

Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS, Farid Azhar Nasution, mengajak generasi muda bijak kelola keuangan di era digital, menyoroti rendahnya literasi finansial yang memicu fenomena FOMO dan tingginya penggunaan pinjaman online.

{{caption}}
Ketua Komisi XI DPR Tegaskan Penurunan Rupiah Kini Tak Separah Krisis 1998

Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menyatakan penurunan rupiah saat ini berbeda jauh dengan krisis 1998, menyoroti struktur ekonomi yang lebih kuat dan ketahanan sektor perbankan.

{{caption}}
BPR Prisma Dana Tegaskan Performa dan Likuiditas Baik, Jamin Keamanan Dana Nasabah

Di tengah isu yang beredar, BPR Prisma Dana menegaskan memiliki performa dan likuiditas yang baik, serta berkomitmen penuh menjaga kepercayaan dan keamanan dana nasabah melalui langkah perbaikan.

{{caption}}
Pemkot Cirebon Serahkan Proses Hukum Kasus BPR Cirebon ke Kejari, Tiga Tersangka Ditahan

Pemerintah Kota Cirebon menyerahkan sepenuhnya penanganan Kasus BPR Cirebon yang merugikan negara hingga Rp17,35 miliar kepada Kejaksaan Negeri setempat, dengan tiga tersangka telah ditahan. Simak selengkapnya!

{{caption}}
LPS Soroti Kontribusi Daerah Signifikan bagi Perekonomian Nasional, Sumut Jadi Tulang Punggung

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menegaskan kontribusi daerah perekonomian nasional sangat vital, dengan Sumatera Utara menjadi contoh nyata penggerak utama pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

{{caption}}
LPS Siap Bayar Klaim Nasabah BPR Pembangunan Nagari Usai Izin Dicabut OJK

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bergerak cepat menyiapkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Pembangunan Nagari setelah OJK mencabut izin usahanya pada 31 Maret 2026.

{{caption}}
Dampak SRBI Terhadap Likuiditas Bank: Ekonom Ingatkan BI Jaga Keseimbangan

Kepala Ekonom PermataBank Josua Pardede menyoroti potensi SRBI menyedot likuiditas bank. Ia mengingatkan BI untuk memastikan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia tidak memicu kenaikan bunga simpanan berlebihan.

{{caption}}
BI Rate Naik ke 5,75 Persen, Yield Obligasi Diproyeksi Tetap Tinggi Hingga Akhir 2026

Salvian menjelaskan bahwa tren yield obligasi pada semester II-2026 diperkirakan masih bertahan di level tinggi seiring proses repricing risiko.

{{caption}}
Meski BI Rate Naik, PIK 2 Tetap Pede Bisa Capai Marketing Sales Rp4,3 Triliun

Christy menjelaskan bahwa saat menyusun target bisnis pada awal 2026, perseroan belum memasukkan skenario kenaikan suku bunga yang cukup agresif.

{{caption}}
Kenaikan BI Rate 5,50 persen: Sektor Mana yang Paling Terpengaruh?

Sektor properti menjadi salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian investor setelah keputusan Bank Indonesia.

{{caption}}
Tak Hanya Naikkan BI Rate, Ini 5 Keputusan Bank Indonesia untuk Dongkrak Nilai Tukar Rupiah

Keputusan kedua adalah penyesuaian tingkat imbal hasil instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

{{caption}}
Instrumen SRBI Capai Rp 885,41 triliun, BI Yakin Rupiah Tetap Stabil

Bank Indonesia melaporkan posisi SRBI mencapai Rp 885,41 triliun per 21 April 2026. BI-Rate dipertahankan di angka 4,75% untuk menjaga stabilitas Rupiah.