Lonjakan Kendaraan Libur Idul Adha: JTT Catat Peningkatan Signifikan di GT Cikatama dan Ruas Tol Trans Jawa
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan kendaraan Libur Idul Adha yang signifikan di Gerbang Tol Cikampek Utama dan beberapa ruas tol Trans Jawa lainnya, menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan adanya lonjakan volume lalu lintas kendaraan yang signifikan selama periode libur panjang Idul Adha 2026. Peningkatan ini terutama terlihat di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, yang menjadi pintu gerbang menuju wilayah Timur Trans Jawa. Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat dalam memanfaatkan momen libur keagamaan untuk bepergian.
Periode libur panjang Idul Adha yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 29 Mei 2026 menjadi pemicu utama peningkatan arus lalu lintas. Kepadatan kendaraan tidak hanya terpusat di satu titik, melainkan menyebar di berbagai ruas tol yang dikelola JTT Group. Hal ini memerlukan antisipasi dan rekayasa lalu lintas untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan tol.
Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menjelaskan bahwa upaya penanganan kepadatan telah dilakukan. Salah satunya adalah pemberlakuan rekayasa lalu lintas contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Langkah ini diambil berdasarkan diskresi kepolisian untuk mengurai antrean kendaraan yang menumpuk.
Arus Lalu Lintas di Tol Jakarta-Cikampek
Selama periode libur panjang Idul Adha, Jalan Tol Jakarta-Cikampek menjadi salah satu jalur utama yang mengalami peningkatan volume kendaraan. PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat sebanyak 149.389 kendaraan melintas menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 32,08 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya mencapai 113.101 kendaraan.
Peningkatan signifikan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik atau berlibur. Untuk mengantisipasi kepadatan yang lebih parah, JTT memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow. Rekayasa ini diterapkan dari KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek mulai pukul 09.43 WIB pada Sabtu, 30 Mei 2026, atas diskresi kepolisian.
Sementara itu, arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta melalui GT Cikampek Utama juga menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 112.466 kendaraan melintas, naik 6,19 persen dari lalu lintas normal yang berjumlah 105.913 kendaraan. Data ini mengindikasikan bahwa puncak arus balik juga terjadi mendekati akhir periode libur panjang Idul Adha.
Pergerakan Kendaraan di Jawa Tengah
Peningkatan volume kendaraan selama libur panjang Idul Adha juga terpantau di ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah. Di Gerbang Tol Kalikangkung, jumlah kendaraan yang menuju Semarang mencapai 75.076 unit. Angka ini naik 15,98 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat 64.732 kendaraan.
Namun, untuk arah sebaliknya, jumlah kendaraan yang meninggalkan Semarang menuju Jakarta justru mengalami penurunan. Tercatat sebanyak 53.002 kendaraan melintas, turun 8,25 persen dari lalu lintas normal sebanyak 57.767 kendaraan. Fenomena ini mungkin menunjukkan adanya pergeseran pola perjalanan atau durasi libur yang berbeda bagi sebagian masyarakat.
Di Gerbang Tol Banyumanik, arus kendaraan menuju Solo mencapai 101.540 unit, naik 17,51 persen dari normal 86.410 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang bergerak dari Banyumanik menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. Sebanyak 76.882 kendaraan tercatat melintas, naik 14,75 persen dari kondisi normal yang berjumlah 67.000 kendaraan.
Dinamika Lalu Lintas di Jawa Timur
Wilayah Jawa Timur juga tidak luput dari peningkatan aktivitas lalu lintas selama libur Idul Adha. Di Gerbang Tol Warugunung, jumlah kendaraan menuju Surabaya tercatat 76.904 unit, sedikit menurun 0,03 persen dari normal 76.927 kendaraan. Namun, arus kendaraan dari Warugunung menuju Jakarta justru meningkat 2,59 persen, dengan 76.226 kendaraan melintas dibandingkan normal 74.305 kendaraan.
Selanjutnya, di Gerbang Tol Kejapanan Utama, tercatat 94.703 kendaraan menuju Malang, menunjukkan kenaikan 9,81 persen dari normal 86.239 kendaraan. Arus kendaraan menuju Surabaya dari GT Kejapanan Utama juga mengalami peningkatan. Sebanyak 94.175 kendaraan melintas, naik 3,33 persen dari kondisi normal 91.140 kendaraan.
Di Gerbang Tol Singosari, jumlah kendaraan menuju Malang mencapai 55.486 unit, naik 12,30 persen dari normal 49.407 kendaraan. Sementara itu, arah Surabaya dari GT Singosari mencatat 50.088 kendaraan, meningkat 12,76 persen dari normal 44.419 kendaraan. Data ini menggarisbawahi pola perjalanan yang dinamis di berbagai titik di Jawa Timur selama periode libur panjang.
Sumber: AntaraNews