JTT Siapkan Layanan Optimal Antisipasi Lonjakan Mobilitas Libur Idul Adha 1447 H
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, nyaman, dan lancar selama periode libur Hari Raya Idul Adha 1447 H. Simak detail kesiapan JTT Libur Idul Adha agar perjala
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyiagakan layanan operasional di seluruh ruas Trans Jawa sebagai upaya antisipasi lonjakan mobilitas pengendara. Kesiapan JTT Libur Idul Adha ini diproyeksikan berlangsung pada periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Langkah antisipatif ini diambil untuk menjamin kelancaran, keamanan, dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan selama libur panjang. Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menegaskan komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapan layanan operasional.
Kesiapan JTT Libur Idul Adha ini mencakup optimalisasi layanan transaksi, layanan lalu lintas, kesiagaan petugas di lapangan, serta pemantauan kondisi lalu lintas secara real time. Seluruh upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan di berbagai ruas jalan tol.
Optimalisasi Layanan Transaksi dan Lalu Lintas
Dalam rangka mengoptimalkan layanan transaksi, JTT telah menyiagakan sejumlah gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama. Sebanyak 17 gardu disiapkan untuk arah Palimanan dan 13 gardu untuk arah Jakarta, yang akan dioperasikan secara situasional sesuai kondisi lalu lintas di lapangan.
Kesiagaan petugas operasional juga ditingkatkan, khususnya pada ruas-ruas dengan potensi peningkatan volume lalu lintas yang signifikan. Ruas-ruas tersebut meliputi Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang Seksi A, B, C, hingga Surabaya-Gempol.
Optimalisasi ini bertujuan untuk mempercepat proses transaksi dan mengurangi antrean panjang di gerbang tol, sehingga perjalanan pengguna jalan tetap lancar. Koordinasi terus dilakukan untuk memastikan semua sistem berfungsi maksimal.
Kesiagaan Armada dan Pemantauan Real Time
Untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dan penanganan kondisi darurat, JTT menyiagakan armada layanan lalu lintas yang beroperasi 24 jam penuh. Armada ini terdiri atas 31 unit derek, 7 unit ambulans, 6 unit rescue, 17 unit Patroli Jalan Raya (PJR), serta 19 unit Mobile Customer Service.
Pemantauan kondisi lalu lintas juga dilakukan secara real time melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan pusat pengendalian informasi. Informasi lalu lintas terkini disampaikan kepada pengguna jalan melalui Dynamic Message Sign (DMS).
JTT juga terus berkoordinasi erat dengan pihak Kepolisian dan pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. Rekayasa lalu lintas dapat diterapkan secara situasional berdasarkan diskresi Kepolisian apabila diperlukan, menyesuaikan kondisi di lapangan.
Imbauan Penting untuk Pengguna Jalan
Ria Marlinda Paallo mengimbau seluruh pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik sebelum berangkat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan hindari berkendara saat lelah untuk menjaga keselamatan.
Selain itu, pengguna jalan diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol guna menghindari hambatan di gerbang tol. Hal ini penting untuk kelancaran transaksi dan mengurangi antrean.
Pengguna jalan juga diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi mendukung perjalanan yang aman, lancar, dan nyaman selama periode libur panjang Hari Raya Idul Adha. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui pusat panggilan 24 jam di 133, aplikasi Travoy, atau media sosial resmi Jasa Marga Group.
Sumber: AntaraNews