Arus Balik Lebaran Jasa Marga: 133 Ribu Kendaraan Padati Jakarta Hingga H+2 Idulfitri
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan volume kendaraan menuju Jakarta, mencapai 133 ribu unit hingga H+2 Idulfitri, menandai puncak Arus Balik Lebaran Jasa Marga.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melaporkan peningkatan drastis volume kendaraan yang melintas menuju Jakarta selama periode arus balik Idulfitri. Tercatat sebanyak 133.091 kendaraan telah melewati Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini dicatat dari hari H hingga H+2 Idulfitri, yakni pada tanggal 21-23 Maret 2026.
Lonjakan ini menunjukkan adanya pergerakan arus balik yang signifikan setelah perayaan Idulfitri. Volume lalu lintas tersebut meningkat sebesar 49,15 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 89.231 kendaraan. Kondisi ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang kembali ke ibu kota setelah mudik.
Peningkatan volume kendaraan ini mendorong JTT dan pihak kepolisian untuk menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas. Langkah ini bertujuan untuk menjaga kelancaran perjalanan dan meminimalkan potensi kepadatan di sepanjang ruas Tol Trans Jawa. Diskon tarif tol juga diberlakukan untuk mendistribusikan lalu lintas secara lebih merata.
Peningkatan Volume Kendaraan Arus Balik
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat 133.091 kendaraan melintas menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama pada periode 21-23 Maret 2026. Volume lalu lintas ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 49,15 persen dibandingkan lalu lintas normal yang hanya 89.231 kendaraan. Data harian pada 23 Maret 2026 bahkan menunjukkan 75.837 kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa, melonjak 197,66 persen dari kondisi normal 25.478 kendaraan.
Corporate Secretary & Legal Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa tingginya volume ini mengindikasikan arus balik masih berlangsung. Peningkatan ini diperkirakan akan terus berlanjut dalam beberapa waktu ke depan. JTT terus memantau pergerakan kendaraan untuk memastikan kelancaran lalu lintas.
Rekayasa Lalu Lintas dan Diskon Tol
Untuk mengantisipasi kepadatan saat Arus Balik Lebaran Jasa Marga, JTT bersama kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas. Salah satunya adalah sistem satu jalur (one way) nasional dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 GT Cikampek Utama. Rekayasa ini dilanjutkan dengan one way lokal dari KM 459 Tol Semarang-Solo sampai KM 414 GT Kalikangkung.
Selain itu, JTT juga menawarkan potongan tarif tol untuk mendistribusikan lalu lintas dan mengurangi penumpukan kendaraan. Diskon 30 persen berlaku untuk perjalanan dari GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama pada 26 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 24.00 WIB. Potongan tarif sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di ruas Tol Batang-Semarang juga masih berlaku hingga 31 Maret 2026.
Data Lalu Lintas di Berbagai Ruas Tol
Peningkatan volume kendaraan tidak hanya terjadi di Cikampek Utama, tetapi juga di berbagai ruas tol yang dikelola JTT Group di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat 164.271 unit, naik 93,27 persen dari lalu lintas normal.
Di Jawa Tengah, kendaraan yang meninggalkan Semarang melalui GT Kalikangkung mencapai 101.774 unit, naik 112,03 persen dari kondisi normal. Sementara itu, kendaraan menuju Semarang mencapai 99.866 unit, meningkat 116,23 persen. Di GT Banyumanik, arus menuju Jakarta tercatat 117.451 unit (naik 91,96 persen) dan arah Solo mencapai 138.312 unit (naik 94,84 persen).
Di Jawa Timur, GT Warugunung mencatat 105.746 kendaraan menuju Jakarta (naik 85,13 persen) dan 105.950 kendaraan arah Surabaya (naik 68,79 persen). GT Kejapanan Utama melihat 115.654 kendaraan menuju Surabaya (naik 44,90 persen) dan 117.832 kendaraan menuju Malang (naik 57,93 persen). Terakhir, di GT Singosari, kendaraan menuju Surabaya tercatat 65.274 unit (naik 51,65 persen) dan arah Malang 61.873 unit (naik 43,84 persen).
Sumber: AntaraNews