Mahasiswa Unair Viral Mesum di Ruang Kelas, Kampus Turun Tangan Selidiki
Dalam video tampak sepasang kekasih itu tengah memadu kasih di ruang perkuliahan.
Sebuah video memperlihatkan muda mudi tengah melakukan tindakan asusila di sebuah ruangan beredar di jejaring media sosial. Peristiwa itu diyakini berada di sebuah ruang perkuliahan, di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
Dari video beredar, diketahui ada sejoli tengah memadu kasih. Kedua orang diyakini sebagai sepasang kekasih itu, berstatus sebagai mahasiswa Unair.
Video beredar diketahui berdurasi sekitar 2 menit 15 detik. Dalam video tampak sepasang kekasih itu tengah memadu kasih di ruang perkuliahan.
Kedua mahasiswa itu awalnya tampak tidak menyadari jika perbuatannya direkam seseorang dalam ruangan sama. Hingga diakhir video, perekam menampakkan diri dan menghampiri dua mahasiswa tersebut.
Unair Selidiki
Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Dr. Pulung Siswantara mengatakan universitas telah menerima laporan terkait video tersebut dan menyerahkan penanganannya kepada Komisi Etik.
"Memang dari pihak universitas membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini posisinya tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologisnya," kata Pulung.
Menurut Pulung, berdasarkan visual terlihat dalam video, peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan ruang perkuliahan kampus. Pihak kampus masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.
"Menurut gambar yang kita lihat di video tersebut memang kejadian itu berada di lingkungan ruang perkuliahan," ujar Pulung.
Terkait hal itu, Pulung menambahkan jika pihak Unair juga mendalami bagaimana rekaman tersebut dibuat dan kemudian beredar.
"Kami melakukan pendalaman tentang bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman itu," kata dia.
Pulung menegaskan, hingga saat ini belum ada keputusan terkait sanksi karena universitas masih menunggu hasil pemeriksaan Komisi Etik.
"Untuk sanksi masih menunggu setelah pendalaman tersebut. Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan secara adil dan mempertimbangkan semua pihak yang terkait," ujar dia.
Dia juga meminta masyarakat menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil investigasi internal selesai.
"Kami berharap semua pihak menghormati proses yang sedang berlangsung sehingga nantinya keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan hasil pemeriksaan yang komprehensif," tuturnya.
Sebagai langkah pencegahan, Pulung mengatakan Unair selama ini telah memiliki berbagai mekanisme pembinaan dan pengawasan terhadap sivitas akademika. Kampus juga memiliki saluran pelaporan yang dapat digunakan ketika terjadi dugaan pelanggaran di lingkungan universitas.