Viral Ospek Mahasiswa Baru Dipaksa Kakak Kelas Saling Berciuman, Unsri Palembang Bentuk Tim Investigasi
Aksi perpeloncoan tersebut viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Warganet dihebohkan dengan aksi perpeloncoan dalam kegiatan penerimaan mahasiswa baru (Maba) Universitas Sriwijaya (Unsri) Palembang. Maba dipaksa ciuman hingga dikecam netizen.
Aksi perpeloncoan tersebut viral di Instagram @kementerian_kurangajar dan menjadi sorotan publik. Warganet menyayangkan aksi perpeloncoan masih terjadi di dunia pendidikan.
"Pantas banyak kejadian asusila di mana-mana, di antaranya bentuk pengajaran yang seolah legal," ungkap akun @aldin.irma seperti dilihat merdeka.com, Selasa (23/9).
Video berdurasi 25 detik tersebut menampilkan mahasiswa baru yang menjalani ospek bersama kakak tingkat dikumpulkan di lapangan. Mereka dipaksa untuk duduk berhadapan berpasangan, cowok dengan cowok dan cewek dengan cewek.
Para mahasiswa dipaksa untuk saling berciuman satu sama lainnya. Aksi tersebut dibarengi ketawa riuh para kakak tingkat yang menyaksikannya.
"Giliran cium cewem dak malu giliran kawan dewek malu (Giliran cium cewek gak malu, giliran mencium teman sendiri malu)," ungkap salah satu kakak tingkat di dalam video.
Netizen menduga, kegiatan yang dilakukan oleh para senior dilakukan di luar masa Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Mereka dinilai membuat acara tambahan yang akhirnya menimbulkan perpeloncoan dan pelecehan.
"Ayo putus rantai feodalisme dalam kampus. Ya kali dari dulu begini mulu," kata salah satu warganet.
Penyelidikan Tim Unsri Palembang
Usai viral video perpeloncoan tersebut, Unsri langsung mengklarifikasi aksi perpeloncoan yang ada. Mereka membantah bahwa kejadian itu bagian dari PKKMB Unsri. Aksi kekerasan maupun pelecehan dinilai tak bisa diterima dan telah melanggar aturan kampus.
Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian (HIMATETA) yang diduga melakukan perpeloncoan telah dipanggil. Unsri tengah melakukan investigasi dengan membekukan sementara himpunan tersebut.