Suhud Alynudin Tancap Gas, Cari Terobosan Pendanaan di Tengah Defisit APBD Jakarta
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Ketua DPRD DKI Jakarta yang baru dilantik, Suhud Alynudin, mulai menyiapkan berbagai skema pendanaan alternatif atau creative financing guna menopang pembangunan ibu kota.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan di tengah kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang masih menghadapi tekanan dan defisit anggaran.
Dia menyebut langkah tersebut menjadi salah satu prioritas yang akan didorongnya selama memimpin DPRD DKI hingga akhir masa jabatan 2024-2029. Menurut dia, kondisi fiskal saat ini menuntut adanya langkah-langkah baru agar program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“APBD DKI sekarang ini kan masih defisit, ya. Nah, sehingga diperlukan terobosan-terobosan, ya creative financing yang memungkinkan Jakarta bisa tidak terganggu terhadap kondisi ekonomi yang ada,” kata Suhud di DPRD DKI Jakarta, Senin (8/6/2026).
Mendorong Lahirnya Regulasi
Ia menjelaskan, salah satu fokus kerjanya adalah mendorong lahirnya regulasi yang dapat memperkuat perekonomian daerah sekaligus membuka ruang bagi sumber-sumber pembiayaan baru.
Suhud berujar bahwa masih terdapat sejumlah peluang yang belum dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kapasitas fiskal Jakarta.
“Yang paling mendasar adalah saya akan apa mendorong peningkatan ekonomi melalui peraturan daerah yang ada. Ada beberapa perda yang diperlukan untuk mendorong creative financing, ya,” jelasnya.
Skema Pendanaan Baru
Selain mendorong skema pendanaan baru, dia juga menaruh perhatian pada peningkatan kontribusi badan usaha milik daerah (BUMD) terhadap pendapatan daerah. Suhud bilang seluruh BUMD perlu didorong agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi Jakarta.
“BUMD Jakarta yang berjumlah 22, ya. Ini perlu kita dorong, perlu kita tingkatkan agar BUMD ini bisa juga berperan di dalam meningkatkan atau menambah pendapatan asli daerah, asli DKI Jakarta,” ujar Suhud.
Lebih lanjut, ia menuturkan akan melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun kepemimpinan Ketua DPRD DKI sebelumnya, Khoirudin.