Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Jumlah WNI Ditangkap di Makkah Terkait Dugaan Haji Ilegal Bertambah Jadi 7 Orang

{{caption}}
Puslabfor Uji Dugaan Medan Listrik Sebabkan Taksi Green SM Mogok di Rel

{{caption}}
Update Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 24 Saksi Diperiksa Intensif

{{caption}}
Shelter Sehati, Rumah Singgah Gratis untuk Pasien Dhuafa di Banda Aceh

{{caption}}
Beri Taklimat ke 1.500 Komandan TNI, Prabowo Minta Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

{{caption}}
Eks Direktur SMP Kemendikbudristek Divonis 4,5 Tahun Penjara di Kasus Korupsi Chromebook

Topik Terkait
{{caption}}
Prabowo Soroti Anggaran Pemda Mengendap Rp203 Triliun, Ini Penyebabnya

Presiden Prabowo Subianto menyoroti masih adanya Anggaran Pemda Mengendap sebesar Rp203 triliun di bank, padahal realisasi belanja daerah stagnan. Mengapa ini bisa terjadi?

{{caption}}
Fenomena Dana Mengendap Rp234 Triliun: DPR Desak Sinkronisasi Fiskal Pusat dan Daerah

Ketua Komisi XI DPR RI menyoroti dana mengendap sebesar Rp234 triliun di kas daerah. Pemerintah didesak segera sinkronkan fiskal agar anggaran ini optimal mendorong ekonomi.

{{caption}}
Pemprov DKI Jakarta Ungkap Penyebab Rp14,6 T Mengendap di Bank

Mengendapnya dana triliunan tersebut bukan lah intensi Pemprov DKI Jakarta untuk menyimpan dana demi mendapatkan keuntungan atau imbalan bunga.

{{caption}}
Pemprov DKI Ungkap Penyebab Dana Rp14,6 T Mengendap dan Fokus Mengakselerasi Penyerapan

Gubernur Pramono Anung pun telah mendorong perangkat daerah untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran, terutama belanja prioritas dengan alokasi besar.

{{caption}}
Menkeu Purbaya: Saya Nggak Mau Uang Negara Nganggur, Kalau Tak Belanja Kita Ambil Uangnya

Pemerintah tidak ingin menunggu hingga akhir tahun untuk memastikan dana yang sudah dialokasikan benar-benar digunakan.

{{caption}}
Trivia Anggaran: Rp500 Miliar Mengendap! Gubernur Sulteng Dorong Percepatan Penyerapan Anggaran Pemprov Sulteng 2025

Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendesak OPD untuk segera memaksimalkan Penyerapan Anggaran Pemprov Sulteng 2025, mengingat masih ada Rp500 miliar di kas daerah yang belum terserap. Mengapa ini penting?

{{caption}}
Hindari Penumpukan Akhir Tahun, Pemprov Jateng Genjot Serapan Belanja APBD Jateng 2025: Prioritas Infrastruktur Jadi Kunci?

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya keras mempercepat serapan belanja APBD Jateng 2025 agar tidak menumpuk di akhir tahun, dengan fokus pada infrastruktur dan program prioritas. Langkah ini diambil demi efisiensi dan realisasi visi misi Gubernur.

{{caption}}
Terungkap! Mengapa Realisasi Belanja Daerah DKI Jakarta Baru 37 Persen Hingga Juli 2025?

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo membeberkan alasan di balik rendahnya Realisasi Belanja Daerah DKI yang baru mencapai 37 persen hingga Juli 2025. Apa penyebabnya?

{{caption}}
Jokowi di Musrenbangnas 2024: Jangan Sampai Anggaran Dipakai untuk Rapat dan Studi Banding

okowi ingin agar rencana pembangunan jangka panjang hingga menengah baik di daerah dan pusat berjalan sinkron.

{{caption}}
Jokowi Ingatkan Kementerian Lembaga Kejar Target Penyerapan Anggaran: Tinggal 2 Minggu Lagi

Tahun Anggaran 2023 akan ditutup beberapa minggu lagi.

{{caption}}
Waktu Mepet! Jokowi Ingatkan Realisasi APBN 2023 Harus 95 Persen

Jokowi ingatkan para menteri untuk mencapai target realisasi belanja APBN minimal 95 persen.

{{caption}}
Jokowi Soroti Serapan Anggaran Rendah: Hampir Setiap Hari Saya Telepon Sri Mulyani

Presiden Jokowi terus memantau realisasi belanja pemerintah pusat maupun daerah.

{{caption}}
Jokowi akan Salat Idul Fitri di Masjid Al-Bina GBK Besok

Saat ditanya apakah Jokowi akan bertemu Presiden Prabowo Subianto di momen Lebaran ini, Syarif mengaku belum mengetahuinya.

{{caption}}
Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice dalam Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi, Egi Sudjana dan Damai Hari Lubis, telah mengajukan permohonan Restorative Justice (RJ) kepada penyidik Polda Metro Jaya.

{{caption}}
Heboh Skuad Garuda Dapat Hadiah Rolex, ini Deretan Hadiah dari Presiden untuk Atlet Indonesia di Tahun 2024-2025

Berikut deretan hadiah dari Presiden untuk atlet Indonesia di tahun 2024-2025.

{{caption}}
Sejumlah Menteri Kembali Datangi Rumah Jokowi, Ada Apa?

Sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih kembali bertemu Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi di kediaman Sumber, Solo.

{{caption}}
Lirikan Tajam Jokowi, Senyum Penuh Makna saat Disinggung Nama Roy Suryo soal Kasus Dugaan Ijazah Palsu

Reaksi tak terduga Jokowi saat disinggung pencabutan laporan terhadap Roy Suryo dkk jika terbukti lulusan UGM asli.

{{caption}}
Sederet Pengusaha Diundang Prabowo Bertemu Bill Gates di Istana, Ada Haji Isam, Hashim hingga Tomy Winata

Prabowo mengawali pertemuan dengan Bill Gates dengan pembicaraan tertutup di ruang kerja presiden.

{{caption}}
Azis Subekti Sebut Ekonomi Tumbuh Stabil di Atas Kertas, Namun Tekanan Terasa di Masyarakat

Azis mengungkapkan bahwa ada realitas lain yang kerap luput dari perhatian, yakni peran ekonomi desa sebagai penopang ketahanan masyarakat.

{{caption}}
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB, Jadi Kontributor Perekonomian Global

Secara global, semakin banyak negara menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan.

{{caption}}
DPR Apresiasi Kinerja Menteri Pertanian, Stok Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton

Anggota DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Menteri Pertanian yang berhasil membawa stok beras Indonesia mencapai 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, menandakan kemajuan pesat menuju swasembada pangan.

{{caption}}
OJK Catat Pasar Modal Terhadap Ekonomi Nasional, Ditargetkan Sumbang Rp1.812 Triliun

Proyeksi Kementerian PPN/Bappenas, kebutuhan investasi nasional pada periode 2025 hingga 2029 diperkirakan mencapai Rp47.573 triliun.

{{caption}}
Bamsoet Ajak Alumni Lemhannas Perkuat Stabilitas Nasional di Tengah Geopolitik Global

Anggota DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Ikatan Alumni Lemhannas menjadi garda terdepan menjaga Stabilitas Nasional, merespons dinamika geopolitik global yang memicu krisis multidimensi.

{{caption}}
Ekonom: Sinergi Antar Lembaga Krusial untuk Stabilisasi Kurs Rupiah

Ekonom menyoroti pentingnya sinergi lintas otoritas untuk Stabilisasi Kurs Rupiah, seiring pelemahan nilai tukar mata uang garuda akibat ketegangan geopolitik global.