Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB, Jadi Kontributor Perekonomian Global
Secara global, semakin banyak negara menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan.
Dalam beberapa tahun terakhir, budaya tidak lagi hanya dilestarikan, tetapi juga terus dihidupkan melalui cara-cara baru, termasuk melalui platform digital. Secara global, semakin banyak negara menempatkan budaya sebagai bagian penting dari pembangunan, tidak hanya untuk menjaga identitas, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi.
Laporan UNESCO berjudul 'Culture: The Missing SDG' yang dirilis tahun lalu menyebutkan budaya merupakan elemen kunci dalam pembangunan berkelanjutan. Sejalan dengan itu, industri budaya dan kreatif kini menyumbang lebih dari 3 persen terhadap PDB dunia dan terus berkembang sebagai kontributor penting bagi perekonomian global.
Melihat data ini, TikTok LIVE resmi berkolaborasi POP MART menghadirkan NYOTA edisi khusus dengan sentuhan budaya Indonesia. Kolaborasi ini menjadi yang pertama di Asia Tenggara sekaligus sebagai wujud kreativitas digital, interaksi komunitas, dan kekayaan budaya lokal dapat terhubung dan hidup dari layar hingga ke pengalaman nyata.
Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi ini. Ia mengapresiasi inisiatif TikTok LIVE dalam mendukung kreator mempromosikan kebudayaan Indonesia melalui platform digital, termasuk melalui kolaborasi bersama POP MART, Museum Nasional Indonesia, dan Kementerian Kebudayaan RI.
"Kami juga mendorong kolaborasi lebih lanjut dengan para seniman Indonesia agar karya mereka semakin dikenal di panggung global. Kehadiran karakter seperti NYOTA dalam kolaborasi ini menunjukkan bagaimana medium kreatif dapat menjembatani budaya tradisional dan platform digital secara relevan bagi generasi muda," ucap Giring di Jakarta, Selasa (28/4).
Livestream Operations Manager, TikTok LIVE Indonesia, Michael Tan, menjelaskan, di TikTok LIVE, pihaknya percaya kreator adalah generasi baru pendongeng budaya yang mampu mengubah interaksi digital menjadi koneksi yang nyata dan bermakna.
"Melalui kekuatan bercerita dan interaksi antarkreator dan komunitas di TikTok LIVE, kami melihat bagaimana cerita dan identitas lokal, termasuk dari Indonesia, dapat menjangkau audiens yang lebih luas hingga ke panggung global. Kolaborasi dengan POP MART ini menjadi langkah untuk mendukung kreator lokal mengekspresikan budaya Indonesia dengan cara yang lebih kreatif, relevan, dan dekat dengan komunitas mereka.”
Sinergi Teknologi dan Kreativitas
Kolaborasi TikTok LIVE dan POP MART menjadi wujud sinergi antara teknologi dan kreativitas yang diterjemahkan melalui elemen budaya Nusantara. NYOTA, karakter ikonik yang dikenal luas secara global, kini hadir dengan balutan desain yang terinspirasi dari elemen budaya seperti motif batik dan wayang, serta lanskap nusantara seperti Monumen Nasional di Jakarta, Gunung Bromo di Jawa Timur, serta Terasering Tegalalang di Bali.
Di TikTok LIVE, NYOTA juga hadir menyapa kreator dan komunitas TikTok dalam bentuk hadiah virtual (gift). Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana budaya lokal dapat terus hidup, berkembang, dan menjangkau audiens global melalui kreativitas para kreator di TikTok LIVE.
"NYOTA merupakan simbol imajinasi dan koneksi emosional lintas komunitas. Melalui kolaborasi dengan TikTok LIVE, kami sangat antusias melihat bagaimana karakter ikonik global dari POP MART ini dapat diinterpretasikan ulang melalui perspektif budaya nusantara Indonesia. Kami harap kolaborasi ini dapat tidak hanya mendekatkan NYOTA kepada para penggemar, tapi juga mengajak masyarakat untuk merayakan kekayaan budaya tanah air," terang Country Head of POP MART Indonesia, Johan Sebastian.
Indonesia Negara Pertama di ASEAN
Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang menghadirkan inisiatif ini, setelah sebelumnya diperkenalkan di Jepang dan Kazakhstan. Selain menghadirkan karakter global NYOTA dengan balutan budaya Indonesia melalui gift edisi spesial di dalam platform, TikTok LIVE bersama POP MART juga membawa NYOTA keluar dari layar untuk menyapa masyarakat lewat pameran khusus di Museum Nasional Indonesia.
Kepala Museum dan Cagar Budaya, Kementerian Kebudayaan Indonesia, Esti Nurjadin mengatakan mengapresiasi kolaborasi TikTok LIVE dan POP MART dalam menghadirkan cara baru yang relevan untuk memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada publik, khususnya generasi muda, melalui karakter ikonik NYOTA.
"Inisiatif ini menunjukkan bahwa Museum Nasional dapat menjadi ruang kolaborasi yang hidup - menghubungkan sejarah, seni, dan ekspresi digital - tanpa meninggalkan nilai autentisitas budaya Indonesia," ucapnya.