Menekraf Ungkap Rahasia: Board Game Bukan Sekadar Mainan, Tapi Jadi Kunci Diplomasi Budaya Global!
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya sebut **board game diplomasi budaya** punya potensi besar. Simak bagaimana permainan papan lokal bisa bersaing di kancah global!
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, baru-baru ini menyoroti peran penting industri kreatif dalam diplomasi budaya. Ia secara khusus menyebut permainan papan atau **board game** sebagai medium yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan lokal. Pernyataan ini disampaikan dalam siniar "On the Record" di ANTARA Heritage Center Jakarta pada Senin, 6 Oktober.
Menurut Riefky, **board game diplomasi budaya** memiliki potensi besar untuk mengangkat berbagai aspek kebudayaan Indonesia. Mulai dari kuliner khas hingga destinasi wisata menarik, semuanya bisa diadaptasi menjadi format permainan yang interaktif. Hal ini membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif di berbagai daerah.
Gagasan ini muncul seiring tren global di mana negara-negara maju menggunakan proyek kreatif untuk menonjolkan identitas budayanya. Indonesia, dengan keragaman suku dan legenda yang kaya, dinilai memiliki kekuatan unik untuk bersaing di pasar internasional. Inisiatif ini diharapkan mampu mendorong kreativitas anak bangsa.
Potensi Board Game Lokal sebagai Kekuatan Budaya
Perkembangan **board game** di daerah tidak lepas dari keinginan masyarakat untuk menceritakan budayanya. Banyak legenda dan cerita daerah yang ingin diangkat, namun seringkali terkendala keterbatasan literasi membaca dan menulis. Permainan papan menawarkan solusi interaktif untuk mengatasi tantangan ini.
Riefky menjelaskan bahwa tren industri kreatif global menunjukkan bagaimana negara-negara maju memperkenalkan ciri khasnya. Jepang sukses dengan animasi, Hollywood dan Bollywood dengan film, Korea dengan musik, serta China dengan game mobile. Ini menjadi inspirasi bagi Indonesia untuk memanfaatkan kekayaan budayanya.
Indonesia, dengan ratusan suku dan beragam cerita legenda serta kepahlawanan, memiliki potensi besar. Kekayaan budaya ini dapat menjadi ikon yang mampu bersaing di pasar global. **Board game diplomasi budaya** menjadi jembatan efektif untuk memperkenalkan identitas bangsa.
Banyak siswa SMP dan SMA telah berhasil menciptakan **board game** berkualitas tinggi yang bisa dimainkan bersama keluarga. Ini membuktikan bahwa talenta lokal sangat menjanjikan. Mereka mampu menerjemahkan warisan budaya menjadi pengalaman bermain yang edukatif dan menghibur.
Dukungan Kemenekraf untuk Pengembangan Board Game Nasional
Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) serius dalam mendukung pengembangan industri **board game** di Indonesia. Melalui direktorat khusus di bidang games, Kemenekraf siap mendampingi para pelaku kreatif. Kurasi ketat dilakukan untuk mendorong produk lokal ke level nasional dan internasional.
Riefky menegaskan komitmen Kemenekraf untuk secara rutin menjalin kerja sama dengan berbagai sektor. Tujuannya adalah untuk menunjukkan potensi game lokal di ruang publik yang lebih luas. Hal ini penting untuk meningkatkan visibilitas dan apresiasi terhadap karya anak bangsa.
Selain itu, Kemenekraf juga aktif menerima audiensi dari asosiasi **board game** Indonesia. Ini merupakan langkah strategis untuk mendengarkan aspirasi dan memfasilitasi akses pasar bagi para pengembang. Dukungan ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan industri.
"Tapi kalau kita lihat cepat atau lambat, market ini juga akan mencari negara yang akar budayanya kuat berikutnya. Nah disinilah kita lihat Indonesia, Nusantara, dengan berbagai macam kebudayaan di sekian ratus suku yang ada ini sebetulnya kekuatan yang sangat besar," ujar Riefky. Kutipan ini menekankan keyakinannya pada potensi budaya Indonesia.
Sumber: AntaraNews