Panitia Bantah Izinkan Pria Pakai Kebaya di Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran
Kabar awalnya muncul dari unggahan salah satu abdi dalem di akun media sosial Threads.
Viral unggahan peserta laki-laki yang memakai kebaya saat Kirab Malam 1 Suro di Pura Mangkunegaran, Solo. Ketua Panitia Penyelenggara membantah telah memberikan izin kepada peserta tersebut.
Kabar awalnya muncul dari unggahan salah satu abdi dalem di akun media sosial Threads. Akun @mbulnyandul kemudian mengunggah foto tiga orang pria berkebaya di Instagram. Dalam tangkapan layar yang beredar, pengunggah foto mengaku sudah mendapat izin memakai kebaya.
"Ibuuu @sarawijayanto, tolong ini anaknya ditegur. Dikasih tau, mana yg patut mana yang ndak. Acara sakral, bukan acara mejeng2. Dengan segala hormat nggih, Ibu. Gusti Sura @ancsud, nyuwun palilah," tulis akun tersebut.
Panitia Tegaskan Tidak Ada Izin
Melalui akun Threads pribadinya, Ketua Panitia Penyelenggara 1 Suro Be 1960 Mangkunegaran, GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura, membantah tudingan itu.
Ia menegaskan Pura Mangkunegaran tidak memberikan perlakuan khusus kepada peserta kirab.
"Mangkunegaran telah mengeluarkan panduan ageman untuk ritual adat 1 Sura, panitia penyelenggara 1 Sura BE 1960 tidak pernah memberikan izin, dispensasi, ataupun perlakuan khusus kepada pihak mana pun," kata Sura melalui akun threads @ancsud.
Kakak kandung KGPAA Mangkunegara X itu berharap peringatan Malam 1 Suro bisa memperkuat nilai budaya dan sikap saling menghormati.
"Semoga semangat refleksi, ketertiban, dan saling menghormati yang hadir dalam peringatan Malam 1 Sura Be 1960 dapat terus menjadi bagian dari kehidupan bersama serta memperkuat hubungan masyarakat dengan nilai-nilai budaya yang diwariskan lintas generasi," tegasnya.
Di akhir pernyataan, pihak Pura Mangkunegaran juga mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti Kirab Pusaka Malam 1 Suro.
"Mangkunegaran mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat yang begitu besar dalam mengikuti peringatan Malam 1 Sura Be 1960," tutup Gusti Sura.