Lirikan Tajam Jokowi, Senyum Penuh Makna saat Disinggung Nama Roy Suryo soal Kasus Dugaan Ijazah Palsu
Reaksi tak terduga Jokowi saat disinggung pencabutan laporan terhadap Roy Suryo dkk jika terbukti lulusan UGM asli.
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Mabes Polri, Selasa (20/5/2025) kemarin. Dia diperiksa dalam kasus tudingan ijazah palsu yang dilaporkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
Tak sendirian, Jokowi yang tiba di lobby Bareskrim Mabes Polri dengan mengenakan kemeja cokelat dan kopiah sekira pukul 09.43 ditemani kuasa hukumnya, Yakup Hasibuan dengan penjagaan ketat oleh pihak Propam Mabes Polri.
Setelahnya dia langsung masuk ke dalam Lobby sambil melambaikan tangan ke awak media tanpa memberikan keterangan perihal dirinya yang diperiksa pada hari ini.
Jokowi juga telah melampirkan ijazah aslinya ke penyidik Bareskrim Mabes Polri dan akan diuji digital forensik secara hukum.
Tatapan Tajam Jokowi Terkait Cabut Laporan Roy Suryo
Usai melakukan pemeriksaan, Jokowi bertemu awak media untuk memberikan keterangannya. Dengan tegas ia menyebut apa yang dilakukan para pelapor sudah keterlaluan.
"Saya kasihan tapi ya ini kan sudah keterlaluan jadi ya kita tunggu proses hukum selanjutnya," ucapnya.
Menurut Jokowi, ijazahnya akan diperlihatkan nanti di pengadilan selaku lembaga yang paling berwenang.
"Ya ini kan supaya semuanya jelas dan gamblang lembaga yang paling kompeten itu untuk dimana saya bisa tunjukan ijazah saya itu ya di pengadilan nanti," tegasnya.
Lebih lanjut, Jokowi tidak menjawab pertanyaan awak media terkait laporan di Polda Metro terhadap Roy Suryo Dkk akan dicabut atau tidak jika Bareskrim menyatakan hasil uji digital forensik ijazahnya sebagai lulusan UGM asli.
Dengan senyum tipis, Jokowi langsung pergi tanpa menjawab para wartawan.
"Terima kasih," kata Jokowi.
Ambil Ijazah di Bareskrim
Agenda Jokowi di Bareskrim juga untuk mengambil ijazah aslinya yang sempat dititipkan ke adik iparnya, Wahyudi Andrianto untuk diserahkan ke Polri.
"Sekaligus saya mengambil ijazah yang saat waktu lalu diantarkan ke bareskrim," kata Jokowi di Mabes Polri, Selasa (20/5).
Jokowi juga sempat diperiksa di sebuah ruangan dan mengaku dicecar sebanyak 22 pertanyaan perihal dirinya yang dilaporkan dugaan ijazah palsu.
"Ada 22 pertanyaan sekitar ijazah dari SD SMP SMA sampai universitas juga, masih sekitar itu," jelasnya.
Namun Jokowi enggan menunjukkan keaslian ijazah itu meskipun sudah berada di tangannya kembali. Dia juga tidak mengatakan secara jelas apakah hasil laboratorium ijazahnya itu yang dilaksanakan Bareskrim telah rampung atau belum.
"Nanti ditanyakan ke penyidik," tegasnya.