Kilang Minyak Kebakaran, Rieke 'Oneng' Geram Usut Tuntas Mafia BBM 'Jangan-jangan ada Barang Bukti di Sana'
Rieke 'Oneng' geram dengar kilang minyak di Cilacap terbakar di tengah kasus korupsi pertamina.
Kabar terjadinya kebakaran kilang minyak di Cilacap membuat masyarakat resah. Terlebih peristiwa tersebut terjadi di tengah terungkapnya kasus korupsi Pertamina Patra Niaga.
Kasus ini terkait dengan dugaan pengadaan pembelian Pertalite yang kemudian dioplos menjadi Pertamax.
Tercatat ada sembilan orang yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus ini, termasuk direktur utama PT Pertamina Patra Niaga.
Mendengar kabar tersebut, anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka angkat suara.
Wanita yang akrab disapa Oneng tersebut ikut menyoroti kebakaran yang terjadi dan menduga adanya permainan di balik kejadian tersebut.
Dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, Oneng meminta agar kasus tersebut dapat diusut hingga tuntas.
Oneng Buka Suara Kilang Cilacap Kebakaran
Melansir dari Instagram @riekediahp, Jumat (28/2) Oneng memperlihatkan reaksi geram saat mengetahui adanya kebakaran kilang minyak di Cilacap.
Apalagi kejadian tersebut terjadi di tengah kasus mafia BBM terkait pertamax yang dioplos pertalite.
"Balik lagi di viral for justice dengan hashtag kita #UsutTuntasMafiaBBM. Usut-usut tapi tiba-tiba saja."
"Kok kebeneran ya? Lagi usut tuntas mafia BBM, eh kilang minyak Pertamina Di Cilacap kok kebakaran. Infonya Juga ada 38 tangki berisi pertalite bener gak sih?" ucapnya.
Oneng khawatir jika kejadian tersebut terjadi untuk menghilangkan barang bukti yang bisa saja ada di kilang Cilacap.
Oneng pun meminta pihak terkait untuk tetap fokus dalam mengusut kasus mafia BBM yang telah merugikan negara senilai Rp193 triliun tersebut.
"Bukan kebetulan yang kebetulan kan? Semoga bukan kebetulan yang kebetulan. Jangan-jangan apakah ada barang bukti disana? Nggak boleh nuduh loh prejudice namanya."
"Yuk, semangat Kejaksaan Agung usut tuntas mafia BBM," tutupnya.
Pertamina Bantah Kilang Cilacap Kebakaran
Beredar video asap hitam pekat membumbung tinggi di kilang Cilacap. Disebutkan, asap hitam itu muncul dari tangki 38T-101.
Menurut informasi dari Pejabat sementara Area Manager Communication, Relations and CSR PT Kilang Pertamina Internasional RU IV Cilacap Sunaryo Adi Putra, salah satu tangki terbakar pada Kamis (27/2) sore saat petugas tengah melakukan pembersihan sisa sludge tangki yang sudah tidak aktif.
"Tangki tersebut sebenarnya sedang menjalani pembersihan sludge (lumpur). Itu merupakan agenda pemeliharaan berkala (di Kilang Cilacap)," kata Sunaryo Adi Putra dikutip dari Antara, Jumat (28/2).
Saat proses pembersihan, muncul flash atau percikan api. Namun saat ini sudah dilakukan penanganan dan tangki dalam proses pendinginan.
"Ini sudah penanganan, foam juga sudah masuk ke dalam tangki, terus yang di luar sudah mulai pendinginan. Terus di sini tidak ada korban jiwa," katanya menjelaskan.
Ia mengatakan, pihaknya telah menginformasikan kepada masyarakat sekitar bahwasanya kejadian tersebut hanya proses pembersihan, bukan kebakaran karena di dalam tangki sudah tidak ada minyaknya.