Misteri Percikan Api: Polres Cianjur Dalami Penyebab Kebakaran Truk Tangki BBM yang Hanguskan 9 Bangunan dan 7 Kendaraan
Polres Cianjur terus mendalami penyebab kebakaran truk tangki BBM yang melanda Jalan Perintis Kemerdekaan, menghanguskan 9 bangunan dan 7 kendaraan. Apa pemicu percikan api misterius itu?
Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, saat ini tengah melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap penyebab pasti pemicu kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan. Insiden ini berawal dari kecelakaan truk tangki BBM yang kemudian terbakar, menyebabkan kerugian material yang signifikan. Petugas gabungan masih berjaga di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan dan mengevakuasi sisa-sisa kebakaran.
Kecelakaan tragis ini terjadi pada hari Minggu, menghanguskan enam ruko, tiga rumah warga, serta tujuh unit kendaraan. Truk tangki yang mengangkut 2.400 liter BBM tersebut terguling setelah hilang kendali, menumpahkan seluruh muatannya di lokasi kejadian. Peristiwa ini mengejutkan warga sekitar dan menimbulkan kepanikan yang meluas.
Kepala Satlantas Polres Cianjur, AKP Hardian Andrianto, menjelaskan bahwa penyelidikan mendalam diperlukan untuk memastikan sumber percikan api. Informasi awal dari saksi mata menyebutkan percikan api muncul beberapa saat setelah tumpahan BBM, bukan secara langsung. Hal ini menjadi fokus utama tim Inavis Polres Cianjur dan Damkar Cianjur dalam proses investigasi.
Kronologi Kecelakaan dan Tumpahan BBM
AKP Hardian Andrianto menjelaskan kronologi awal pemicu kebakaran berawal dari truk tangki yang hilang kendali dan terguling. Truk tersebut membawa muatan BBM sebanyak 2.400 liter yang kemudian tumpah di lokasi kejadian. Kecelakaan ini menjadi titik awal rentetan peristiwa yang menimbulkan kerugian besar.
Sebelum terguling, truk tangki yang melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi sempat menghantam truk bermuatan air mineral yang terparkir di pinggir jalan. "Sebelum terguling truk yang melaju dari arah Bandung menuju Sukabumi sempat menghantam truk bermuatan air mineral yang terparkir di pinggir jalan, seluruh BBM di dalam truk tumpah di lokasi," kata AKP Hardian Andrianto.
Setelah insiden tabrakan dan tergulingnya truk, seluruh BBM yang diangkut tumpah ruah ke jalanan. Tumpahan bahan bakar ini kemudian mengalir sejauh beberapa puluh meter, menciptakan potensi bahaya yang sangat besar. Warga sekitar pun mulai menyadari ancaman serius yang ditimbulkan oleh tumpahan BBM tersebut.
Penyelidikan Sumber Percikan Api
Selang beberapa saat setelah tumpahan BBM, terlihat percikan api yang mengakibatkan kebakaran di sejumlah titik di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan. Api dengan cepat membakar sejumlah bangunan ruko, termasuk pos polisi di mana terparkir empat kendaraan di depannya. Kecepatan api menyebar menjadi perhatian utama pihak berwenang.
Guna memastikan percikan api, tim Inavis Polres Cianjur dan Damkar Cianjur saat ini melakukan pendalaman dan penyelidikan. Informasi saksi mata menyebutkan percikan api berawal dari arah tumpahan BBM di bundaran Perintis Kemerdekaan-Pasirhayam. "Pendalaman dan penyelidikan dilakukan Inavis Polres Cianjur, guna memastikan dari mana percikan api berasal sehingga menyebabkan kebakaran di sejumlah titik termasuk bangunan ruko dan pos polisi serta kendaraan," ujar AKP Hardian.
AKP Hardian menjelaskan bahwa setelah truk terguling dengan muatan BBM tumpah ke jalan, kebakaran tidak langsung terjadi, namun selang beberapa menit terlihat percikan api yang menyambar BBM yang sudah mengalir. Bahkan saksi mata sempat melihat api menyala di saluran air di sekitar lokasi, serta beberapa kali terdengar suara ledakan yang cukup keras, sehingga warga berhamburan menjauh dari lokasi.
Dampak dan Penanganan Pasca Kebakaran
Kebakaran hebat ini menyebabkan kerusakan parah pada enam ruko dan tiga rumah warga yang terletak di belakangnya. Selain itu, tujuh kendaraan juga hangus terbakar, termasuk empat unit yang terparkir di depan pos polisi. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan sangat besar dan membutuhkan waktu untuk pemulihan.
"Sedangkan saat api membesar sejumlah saksi melihat seorang pengendara sepeda motor meminta tolong karena api menyambar tubuhnya, korban langsung dibawa ke RSUD Sayang Cianjur guna mendapatkan pertolongan medis," tambah AKP Hardian. Korban tersebut kini mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.
Hingga Minggu pagi, petugas gabungan masih berupaya mengevakuasi sejumlah kendaraan yang terbakar menggunakan mobil derek berukuran besar. Garis polisi telah terpasang mulai dari Bundaran Pasirhayam hingga lokasi truk terjungkal untuk mengamankan area. Petugas Damkar Cianjur juga masih melakukan pendinginan guna memastikan api tidak kembali menyala di sejumlah bangunan ruko dan rumah warga yang terbakar.
Sumber: AntaraNews