Jasad Pekerja Tenggelam di Waduk Jangari Cianjur Ditemukan, Pencarian Lain Dilanjutkan

Petugas gabungan berhasil menemukan jasad seorang pekerja kolam jaring apung yang tenggelam di Waduk Jangari, Cianjur, setelah dua hari pencarian intensif. Simak detail penemuan tragis ini.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jasad Pekerja Tenggelam di Waduk Jangari Cianjur Ditemukan, Pencarian Lain Dilanjutkan
Petugas gabungan berhasil menemukan jasad seorang pekerja kolam jaring apung yang tenggelam di Waduk Jangari, Cianjur, setelah dua hari pencarian intensif. Simak detail penemuan tragis ini. (AntaraNews)

Petugas gabungan berhasil menemukan jasad seorang pekerja kolam jaring apung yang dilaporkan hilang tenggelam di Waduk Jangari, Cianjur, Jawa Barat. Korban, Dagus Pribadi (22), ditemukan pada Minggu setelah dua hari pencarian intensif. Penemuan ini mengakhiri pencarian yang melibatkan berbagai unsur tim penyelamat di lokasi kejadian.

Dagus Pribadi, warga Kecamatan Cidaun, sebelumnya dilaporkan tenggelam saat berenang menuju lokasi memancing bersama rekan kerjanya. Insiden tragis ini terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Cianjur. Arus bawah waduk yang cukup kencang diduga menjadi faktor penyebab korban terseret jauh dari lokasi awal.

Kepala Basarnas Cianjur, Andhika Zein, mengonfirmasi penemuan jasad korban sekitar satu kilometer dari titik awal ia dilaporkan hilang tenggelam. Setelah dievakuasi, jasad Dagus langsung dibawa ke puskesmas setempat untuk proses visum sebelum diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan.

Pencarian terhadap Dagus Pribadi melibatkan sekitar 20 orang petugas dari tim gabungan dengan menggunakan perahu karet. Tim memperluas radius pencarian karena kuat dugaan tubuh korban terseret arus bawah waduk yang cukup kencang. Kondisi cuaca ekstrem yang masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur turut menjadi tantangan besar bagi petugas di lapangan.

Andhika Zein menjelaskan, tim pencari bekerja keras menyisir area Waduk Jangari selama dua hari. Koordinasi yang baik antara Basarnas Cianjur, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Cianjur, Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur, dan relawan sangat mendukung operasi ini. Upaya maksimal terus dilakukan untuk menemukan korban secepat mungkin.

Penemuan jasad Dagus sekitar 1 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang tenggelam menunjukkan kuatnya arus di Waduk Jangari. Area pencarian yang luas memerlukan strategi khusus dan peralatan memadai. Keberhasilan menemukan korban menjadi bukti dedikasi tim penyelamat dalam menghadapi kondisi sulit.

Setelah jasad Dagus Pribadi ditemukan, tim gabungan menghentikan operasi pencarian di Waduk Jangari. Fokus pencarian kini dialihkan untuk menemukan seorang anak laki-laki yang dilaporkan hilang terbawa arus saat berenang di Sungai Cisokan enam hari yang lalu. Insiden ini terjadi di wilayah Kecamatan Campaka.

Pencarian korban di Sungai Cisokan menghadapi kendala serius berupa luasnya eceng gondok di permukaan Waduk Jangari. Untuk mempermudah tim melakukan penyusuran waduk, petugas menggunakan pesawat nirawak atau drone. Penggunaan drone sangat membantu dalam memantau area yang sulit dijangkau secara manual dan mempercepat proses pencarian.

Sekitar 79 orang petugas gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, BPBD Cianjur, Damkar Cianjur, PMI Cianjur, dan relawan di Cianjur, memaksimalkan pencarian sampai Senin. Mereka berharap jasad korban dapat ditemukan sebelum batas waktu pencarian berakhir sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Pencarian dilakukan dengan dua perahu karet dan penyusuran pinggir sungai dengan radius sekitar 50 kilometer dari lokasi pertama korban dilaporkan hilang terbawa arus di Sungai Cikondang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi