Tak Selamanya Buruk, Ini Manfaat Konsumsi Makanan Penutup atau Dessert yang Jarang Diketahui
Konsumsi dessert sering dianggap buruk, padahal ada manfaatnya jika dikonsumsi dengan bijak. Dessert bisa meningkatkan mood hingga jadi sumber energi.
Siapa bilang makanan penutup atau dessert selalu berdampak buruk bagi kesehatan? Faktanya, konsumsi dessert bisa memberikan sejumlah manfaat positif, asalkan dilakukan dengan bijak dan memilih jenis yang tepat. Lalu, apa saja manfaat tersembunyi dari konsumsi dessert ini?
Meskipun seringkali dihindari karena kandungan gula dan lemaknya, dessert ternyata bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat jika dinikmati dengan porsi yang terkontrol dan pilihan yang cerdas. Selain memanjakan lidah, dessert juga dapat memberikan dampak positif bagi suasana hati dan bahkan memberikan energi tambahan.
Artikel ini akan mengupas tuntas manfaat konsumsi dessert yang mungkin belum Anda ketahui. Kami juga akan memberikan tips memilih dessert yang lebih sehat dan cara menikmatinya tanpa rasa khawatir berlebihan. Jadi, simak terus untuk mendapatkan informasi lengkapnya!
Meningkatkan Mood dan Mengurangi Stres
Salah satu manfaat utama dari konsumsi dessert adalah kemampuannya untuk meningkatkan mood dan mengurangi stres. Makanan manis, khususnya, dapat merangsang produksi serotonin, yaitu hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia dan nyaman. Ketika kadar serotonin meningkat, suasana hati pun akan membaik dan tingkat stres menurun.
Dilansir dari Well and Good, menurut ahli diet Caroline Young, MS, RD, memberikan izin penuh pada diri sendiri untuk menikmati semua jenis makanan, termasuk dessert, dapat membantu kita mengambil kembali kendali dari budaya diet yang menekan. "Budaya diet adalah sistem yang menindas yang ingin membuat kita merasa kecil dan terputus dalam segala hal," ujarnya.
Selain itu, ahli diet Patricia Kolesa, MS, RDN, menambahkan bahwa budaya diet seringkali membuat seseorang menyalahkan diri sendiri karena menikmati kesenangan sederhana dalam hidup. Hal ini dapat menurunkan kepercayaan diri dalam memilih makanan. "Memberi diri izin untuk menikmati semua makanan memungkinkan pendekatan yang lebih sadar dan fleksibilitas dalam pilihan makanan," katanya.
Sumber Energi Tambahan
Beberapa jenis dessert, terutama yang mengandung karbohidrat kompleks, dapat menjadi sumber energi yang baik bagi tubuh. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga memberikan energi yang stabil dan tahan lama. Ini sangat bermanfaat jika dikonsumsi pada waktu yang tepat, misalnya setelah sarapan atau makan siang.
Namun, perlu diingat bahwa manfaat ini sangat bergantung pada jenis dessert yang dikonsumsi. Pilihlah dessert yang mengandung bahan-bahan alami dan minim gula tambahan untuk mendapatkan manfaat energi yang optimal. Contohnya, dessert yang terbuat dari buah-buahan segar atau biji-bijian utuh.
Menurut Caroline Thomason, RD, CDCES, ahli diet yang berbasis di Virginia Utara, pembatasan ketat pada makanan, termasuk dessert, dapat menciptakan stres dalam tubuh dan pikiran. Stres kronis sendiri terkait dengan berbagai penyakit, seperti depresi dan penyakit jantung. "Jika menahan diri dari dessert setelah makan malam membuat Anda merasa stres, kewalahan, dan terkekang, Anda mungkin justru mendapat manfaat dengan mengizinkan diri sendiri untuk memakannya," ujarnya.
Sarana Ekspresi Kreativitas
Membuat dessert sendiri bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan kreatif. Proses menciptakan hidangan manis dari awal hingga akhir dapat memberikan kepuasan tersendiri. Anda bisa berkreasi dengan berbagai bahan, rasa, dan dekorasi untuk menghasilkan dessert yang unik dan sesuai dengan selera Anda.
Selain itu, membuat dessert juga bisa menjadi cara untuk melatih keterampilan memasak dan mengembangkan bakat di bidang kuliner. Anda bisa mencoba berbagai resep baru, bereksperimen dengan teknik yang berbeda, dan menciptakan hidangan yang tidak hanya lezat, tetapi juga indah dipandang.
Ahli diet Kristi Ruth RD/RDN, CNSC, LDN, menambahkan bahwa aturan ketat terkait dessert dapat menjadi bumerang. Seringkali, orang beralih ke alternatif yang lebih "sehat" dari favorit mereka, seperti es krim rendah kalori, tetapi akhirnya mengonsumsi lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, pilihan dessert bebas gula biasanya mengandung alkohol gula yang dapat menyebabkan masalah pencernaan bagi sebagian orang.
Nutrisi Tambahan (Tergantung Jenis Dessert)
Tidak semua dessert hanya berisi gula dan lemak. Beberapa jenis dessert, seperti yang terbuat dari buah-buahan segar, yogurt, atau biji-bijian, dapat memberikan tambahan nutrisi penting bagi tubuh. Buah-buahan kaya akan vitamin, mineral, dan serat, sedangkan yogurt mengandung protein dan kalsium. Biji-bijian juga merupakan sumber serat dan nutrisi yang baik.
Oleh karena itu, pilihlah dessert yang mengandung bahan-bahan bergizi untuk mendapatkan manfaat tambahan. Misalnya, Anda bisa membuat salad buah dengan yogurt rendah lemak, smoothie dengan tambahan biji chia, atau kue dengan campuran buah-buahan kering dan kacang-kacangan.
Menurut Kolesa, semua dessert menawarkan beberapa jenis nutrisi penting. Mereka seringkali menjadi sumber karbohidrat (dari susu, buah-buahan, dan biji-bijian), lemak (dari minyak dan mentega), dan kadang-kadang protein (dari kacang-kacangan dan susu). Dessert juga umumnya menyediakan vitamin dan mineral penting seperti vitamin D dan kalsium, serta serat dan antioksidan.
Mempererat Hubungan Sosial
Menikmati dessert bersama keluarga atau teman dapat mempererat hubungan sosial dan menciptakan momen yang berkesan. Berbagi hidangan manis sambil bercengkerama dapat meningkatkan keakraban dan kebahagiaan bersama. Momen-momen seperti ini dapat menjadi kenangan indah yang akan selalu diingat.
Selain itu, dessert juga seringkali menjadi bagian dari perayaan atau acara khusus. Menyajikan dessert yang lezat dapat membuat acara tersebut semakin meriah dan berkesan. Ini adalah cara yang baik untuk menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.
Ruth menambahkan bahwa makan dessert secara teratur mengirimkan pesan positif kepada orang-orang di sekitar kita, termasuk anak-anak, teman, dan anggota keluarga, bahwa menikmati dessert tanpa rasa bersalah sambil tetap peduli dengan kesehatan adalah hal yang mungkin dilakukan. Baginya, beberapa kenangan paling membahagiakan dalam hidupnya adalah saat dia duduk di sekitar meja dan menyantap makanan lezat yang selalu diakhiri dengan dessert yang menggugah selera.