Peneliti utama HDI Propoelix™, Dr. H. Harli Amir Mahmudji, Sp.PD-KEMD, menegaskan bahwa pola makan sehat dan olahraga rutin merupakan fondasi penting untuk meningkatkan imunitas tubuh. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers hasil penelitian klinis di Jakarta Pusat pada Sabtu (7/3).
Menurut Dr. Harli, menjaga kekebalan tubuh tidak cukup hanya dengan mengandalkan suplemen, melainkan harus didukung oleh gaya hidup yang seimbang. Ia menekankan pentingnya memahami kebutuhan gizi individu dan melakukan aktivitas fisik secara teratur.
Temuan ini menyoroti bahwa upaya memperkuat sistem pertahanan tubuh harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari yang berkelanjutan. Hal ini menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai infeksi dan menjaga kesehatan optimal.
Advertisement
Advertisement
Dr. Harli Amir Mahmudji menjelaskan bahwa makanan bergizi memiliki sifat individualistik, sangat bergantung pada kondisi tubuh masing-masing orang. Kebutuhan gizi seseorang dapat bervariasi sesuai dengan usia dan kondisi fisik yang berbeda.
Sebagai contoh, anak-anak membutuhkan asupan protein dan nutrisi pendukung untuk pertumbuhan optimal mereka. Sementara itu, remaja dan dewasa harus menyesuaikan asupan protein serta lemak sesuai dengan kebutuhan metabolisme tubuh.
Bagi kelompok lansia, nutrisi yang tepat sangat vital untuk menjaga massa otot dan kesehatan tulang mereka. Oleh karena itu, pemilihan jenis dan jumlah makanan harus disesuaikan secara cermat agar imunitas tubuh tetap terjaga.
Advertisement
Advertisement
Selain asupan gizi, olahraga rutin juga memegang peranan krusial dalam menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh. Dr. Harli menegaskan bahwa aktivitas fisik yang konsisten sangat diperlukan.
Ia menyarankan aktivitas fisik sederhana seperti berjalan kaki atau berlari kecil selama 30 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu. Olahraga jenis ini sudah cukup efektif untuk memperkuat sistem imun tubuh secara signifikan.
Dr. Harli menambahkan bahwa olahraga tidak perlu berat seperti yang dilakukan atlet profesional, melainkan aktivitas fisik yang konsisten dan sesuai kemampuan individu. Aktivitas ini dapat meningkatkan respons sel darah putih terhadap infeksi akut.
Advertisement
Dengan demikian, olahraga rutin membantu menjaga keseimbangan sistem imun tubuh, menjadikannya lebih siap dalam menghadapi potensi ancaman penyakit.
Advertisement
Meskipun pola makan dan olahraga menjadi fondasi utama, Dr. Harli juga menyoroti peran suplemen seperti Propoelix™. Ia menekankan bahwa produk ini berfungsi sebagai terapi komplementer atau adjuvan.
Suplemen tidak boleh dianggap sebagai pengganti gaya hidup sehat, melainkan sebagai pendukung. Produk ini dapat membantu kesiapan sel darah putih dalam menghadapi infeksi akut.
Sebuah penelitian klinis yang dilakukan selama 30 hari pada pekerja kantoran menunjukkan hasil positif. Pemberian suplemen Propoelix™ terbukti dapat meningkatkan profil sel darah putih fase akut tanpa memicu peradangan.
Advertisement
Hasil ini mengindikasikan bahwa suplemen dapat memberikan dukungan tambahan, namun tetap harus diimbangi dengan komitmen terhadap pola hidup sehat secara menyeluruh.
Sumber: AntaraNews