Sorot
{{caption}}
Istana Buka Suara soal Pertemuan Didit dan Jokowi

{{caption}}
GTA 5 Bisa Upgrade Gratis Jelang GTA 6, Pemain Lama Perlu Cek Ini

{{caption}}
Roy Suryo dan dr Tifa Segera Diserahkan ke Kejaksaan Tinggi DKI

{{caption}}
KPK Periksa Silmy Karim, Kasus Pemerasan Izin WNA Terus Bergulir

{{caption}}
Alasan Polisi Tangkap Roy Suryo dan dr Tifa

{{caption}}
KPK Usul Tambahan Anggaran 2027 Hampir Rp 1 Triliun

Topik Terkait
{{caption}}
IDI Kudus Dukung Pembatasan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun Demi Tumbuh Kembang Optimal

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kudus mendukung penuh kebijakan Pembatasan Medsos Anak di bawah 16 tahun. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah gangguan tumbuh kembang dan masalah akademik yang kian mengkhawatirkan.

{{caption}}
IDAI Dukung Penuh PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak dari Dampak Negatif Media Sosial

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyambut baik Peraturan Pemerintah (PP) Tunas Nomor 17 Tahun 2025 sebagai langkah krusial untuk melindungi tumbuh kembang anak dari efek negatif media sosial yang kian mengkhawatirkan.

{{caption}}
IDAI Tekankan Pentingnya Aktivitas Fisik Anak di Tengah Pembatasan Media Sosial

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan pentingnya aktivitas fisik anak dan interaksi langsung bagi tumbuh kembang optimal di tengah penerapan pembatasan media sosial melalui PP Tunas.

{{caption}}
Sosiolog Unhas: Pembatasan Medsos Anak Langkah Strategis Bangun Karakter Generasi Muda

Kebijakan **pembatasan medsos anak** usia di bawah 16 tahun mulai berlaku bertahap 28 Maret 2026. Sosiolog menilai ini strategis untuk membangun karakter dan melindungi anak di ruang digital, serta penting untuk proses sosialisasi alami anak.

{{caption}}
Pakar Sebut Pembatasan Medsos Anak per 28 Maret Perkuat Keamanan Digital Nasional

Penggunaan algoritma untuk mendistribusikan konten dan interaksi anonim di media sosial dianggap berisiko bagi pengguna yang belum memiliki kedewasaan.

{{caption}}
Komisi VIII Dukung Pembatasan AI Instan dan Media Sosial untuk Anak

Komisi VIII DPR RI menyambut baik kebijakan pemerintah terkait pembatasan penggunaan AI instan dan media sosial bagi anak, sebagai langkah krusial untuk melindungi tumbuh kembang generasi muda di era digital.

{{caption}}
MPR Apresiasi Upaya Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak Digital di Ruang Maya

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menyambut baik langkah pemerintah memperkuat Perlindungan Anak Digital melalui penundaan akses akun bagi anak di bawah 16 tahun, demi masa depan generasi bangsa.

{{caption}}
PP Tunas Perlindungan Anak: Aktivis Kaltara Apresiasi Pembatasan Platform Digital untuk Anak

Aktivis perempuan Kalimantan Utara menyambut baik pemberlakuan PP Tunas Perlindungan Anak, sebuah regulasi yang membatasi akses platform digital bagi anak di bawah 16 tahun, sebagai langkah krusial untuk melindungi tumbuh kembang generasi muda dari risiko

{{caption}}
KPAI Desak Kepatuhan Platform Digital untuk Perlindungan Anak di Ruang Digital

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta pemerintah memastikan platform digital mematuhi aturan perlindungan anak, termasuk kebijakan penundaan akses akun bagi anak di bawah usia 16 tahun, demi mewujudkan Perlindungan Anak di Platform Digital yan

{{caption}}
Literasi Digital Kunci Lengkapi Kebijakan Perlindungan Anak di Ranah Digital

Kebijakan pemerintah dalam perlindungan anak di ranah digital semakin kuat dengan implementasi Permen Komdigi No. 9 Tahun 2026. Namun, penguatan literasi digital bagi orang tua dan anak menjadi kunci utama untuk keberhasilan perlindungan tersebut.

{{caption}}
Akademisi Undana Soroti Pentingnya Literasi Digital Dampingi Pembatasan Media Sosial Anak

Kebijakan pembatasan media sosial anak akan berlaku 28 Maret 2026. Akademisi Undana menilai literasi digital wajib menyertai pembatasan media sosial anak agar efektif dan berdampak positif.

{{caption}}
GP Ansor Dukung Kebijakan Komdigi: Lindungi Masa Depan Anak dengan Pembatasan Akun Digital Anak

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) mendukung penuh kebijakan Komdigi terkait pembatasan akun digital anak di bawah 16 tahun, menegaskan langkah ini murni demi perlindungan masa depan generasi muda.

{{caption}}
DPRD Jatim: Ketahanan Keluarga Fondasi Penting Hadapi Tantangan Era Digital

Anggota DPRD Jawa Timur menyoroti urgensi penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi utama untuk menghadapi berbagai tantangan sosial yang muncul di tengah pesatnya perkembangan era digital, menyusul isu perilaku menyimpang di Surabaya Timur.

{{caption}}
DPRD Dorong Diskominfo Awasi Ruang Digital Mitigasi Tawuran Antarkelompok Remaja

DPRD Kota Tangerang mendesak Diskominfo Awasi Ruang Digital secara khusus untuk mencegah tawuran antarkelompok remaja yang marak di media sosial, menyoroti pola baru konflik yang meresahkan.

{{caption}}
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda untuk Fondasi Indonesia Emas

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyoroti pentingnya penguatan karakter generasi muda sebagai pilar utama dalam membangun peradaban bangsa dan menyongsong Indonesia Emas 2045. Simak selengkapnya!

{{caption}}
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat untuk Ruang Digital Aman

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengajak Generasi Muda Duta Internet Sehat untuk berperan aktif menciptakan ruang digital yang aman, beretika, dan bebas dari kejahatan digital.

{{caption}}
Komnas PA Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan untuk Perlindungan Anak Temanggung

Komnas PA Temanggung menyerukan peningkatan kepedulian masyarakat terhadap perlindungan anak, menyusul maraknya kasus pelecehan seksual dan fenomena LGBT yang menyasar anak-anak di Temanggung.

{{caption}}
Kapuspen TNI Ajak Media Perkuat Kolaborasi Hadapi Hoaks dan Disinformasi

Kapuspen TNI Brigjen Muhammad Nas mengajak media memperkuat kolaborasi menghadapi hoaks dan disinformasi demi menjaga informasi yang akurat.

{{caption}}
IDAI Imbau Zero Screen Time Balita di Bawah Dua Tahun untuk Cegah Gangguan Tumbuh Kembang Serius

IDAI merekomendasikan zero screen time balita di bawah dua tahun. Paparan gawai berisiko sebabkan keterlambatan bicara hingga virtual autism.

{{caption}}
Metode 4P IDAI: Panduan Sederhana Pertolongan Pertama Anak dalam Kondisi Darurat

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memperkenalkan Metode 4P, panduan praktis untuk pertolongan pertama pada anak saat kondisi gawat darurat. Pelajari langkah-langkah krusial yang bisa menyelamatkan nyawa anak sebelum bantuan medis tiba.

aed
{{caption}}
IDAI Dukung Skrining Hepatitis, Tekankan Pentingnya Tindak Lanjut Pengobatan

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung penuh program Skrining Hepatitis gratis, namun mengingatkan pentingnya tindak lanjut pengobatan bagi pasien yang terdiagnosis agar upaya deteksi dini tidak sia-sia.

ckg
{{caption}}
IDAI Dukung Skrining Hepatitis, Tekankan Pentingnya Tindak Lanjut Penanganan Pasien

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mendukung program skrining hepatitis, namun menegaskan pentingnya tindak lanjut penanganan yang jelas bagi pasien terdiagnosis untuk menekan beban penyakit secara efektif.

{{caption}}
IDAI Ingatkan Tren Penyakit Gaya Hidup Anak Meningkat: Obesitas hingga Diabetes Mengintai Usia Muda

IDAI soroti tren peningkatan Penyakit Gaya Hidup Anak, termasuk obesitas dan diabetes tipe 2, yang kini menyerang usia muda. Perubahan pola makan dan minim aktivitas jadi pemicu utama.

{{caption}}
IDAI Ingatkan Prioritas Bantuan Hidup Dasar untuk Pertolongan Pertama Anak Kesetrum

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menekankan pentingnya Bantuan Hidup Dasar (BHD) sebagai kunci utama dalam Pertolongan Pertama Anak Kesetrum demi meningkatkan keselamatan korban.